Dark/Light Mode

Evakuasi Sementara Oke

Di Depan Menlu AS, Menlu Sugiono Pastikan Indonesia Tolak Relokasi Warga Gaza

Kamis, 17 April 2025 10:18 WIB
Menlu RI Sugiono (kiri) dan Menlu AS Marco Rubio (Foto: YouTube)
Menlu RI Sugiono (kiri) dan Menlu AS Marco Rubio (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan posisi Indonesia dalam mendorong proses perdamaian di Palestina. Sebagaimana tercermin dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke beberapa negara seperti Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Turki. Dalam konteks ini, Indonesia tegas menolak relokasi warga Gaza dari tanah air-nya: Palestina.

Hal ini ditegaskan Sugiono dalam pertemuan dengan Menlu AS Marco Rubio, Rabu (16/4/2025). 

Sugiono merupakan Menlu pertama dari negara-negara ASEAN yang diterima oleh Menlu AS di Washington DC.

"Pemerintah Indonesia siap mengevakuasi sementara sekitar 1.000 warga Palestina di Jalur Gaza yang terluka, untuk dirawat di Indonesia. Setelah itu, mereka akan dipulangkan kembali ke Gaza," papar Menlu Sugiono yang juga membahas soal Laut China Selatan dengan Menlu AS, seperti dikutip situs resmi Kemenlu RI.

Baca juga : Evakuasi Sementara, Bukan Relokasi Permanen: Indonesia Sayang Warga Gaza

Dalam pertemuan bilateral yang merupakan tindak lanjut dari komunikasi telepon kedua Menlu pada Januari 2025, pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) juga menegaskan komitmen kuat untuk terus memperluas kemitraan strategis kedua negara di berbagai bidang. Mulai dari politik-keamanan, perdagangan, hingga investasi.

Di hadapan Menlu AS, Menlu Sugiono menyampaikan berbagai prioritas dan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Antara lain soal ketahanan pangan dan energi, hilirisasi, serta pembangunan sumber daya manusia.

Sejumlah prioritas tersebut membuka peluang kerja sama konkret dengan pemerintah AS.

Tak kalah penting, Menlu Sugiono juga mendorong penguatan kerja sama ekonomi RI-AS. Termasuk dalam konteks rantai pasok, dengan mengundang investor AS untuk berinvestasi di sektor mineral kritis, seperti nikel, dan sektor-sektor penting lainnya.

Baca juga : Cek Rest Area KM 456, Kapolri Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Rekayasa Lalin

"Pemerintah Indonesia telah banyak melakukan langkah-langkah deregulasi untuk mempermudah dan menciptakan situasi kondusif bagi investor asing," papar Menlu Sugiono.

Sementara Menlu AS mengatakan, momentum pertemuan dan penguatan kerja sama bilateral Indonesia dan AS saat ini sangat tepat di tengah dinamika geopolitik global.

Info tambahan dari Kemenlu AS, pertemuan Menlu AS Rubio dan Menlu RI Sugiono juga membahas soal tarif "timbal balik" AS terhadap Indonesia. 

"Menlu Rubio menyambut baik upaya Indonesia dalam melakukan reformasi ekonomi menuju hubungan dagang yang adil dan seimbang," demikian pernyataan Juru Bicara Kemenlu AS, Tammy Bruce, Rabu (16/4/2025).

Baca juga : Rayakan Lebaran, Ribuan WNI Shalat Idul Fitri di Masjid Indonesia Tokyo

Menlu Rubio juga disebut mengucapkan terima kasih kepada Menlu Sugiono atas upaya Indonesia memfasilitasi pemulangan warga negara yang dideportasi dari AS. 

"Menlu Rubio dan Menlu Sugiono menggarisbawahi pentingnya upaya memajukan kemitraan antara kedua negara," pungkas pernyataan tersebut.

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.