Dark/Light Mode

Dino Patti Djalal: Penunjukan Dubes RI Untuk AS Penting Dan Mendesak

Jumat, 18 April 2025 22:03 WIB
Founder Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal. (Foto: RM.ID/LDU)
Founder Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal. (Foto: RM.ID/LDU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) sekaligus mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menegaskan, kekosongan posisi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat perlu segera diatasi. Pernyataan tersebut disampaikan Dino usai acara diskusi dalam rangka 'Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-70' yang berlangsung di Kantor FPCI, Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Dino menjelaskan, dalam konteks hubungan bilateral, Indonesia kini berada pada tingkat comprehensive and strategic partnership dengan Amerika Serikat. Menurut dia, hubungan bilateral di level ini yang mengharuskan kehadiran duta besar penuh di Washington. Situasi hubungan yang semakin kompleks membuat penunjukan duta besar menjadi sangat penting.

"Medannya sudah berubah, hubungan kita kini lebih kompleks, dan kerja sama strategis dengan Amerika harus terus dijaga. Karena itu, kita perlu segera mengirim duta besar Indonesia ke Amerika Serikat," ujarnya.

Baca juga : Mensos Ungkap Banyak Pemda Ajukan Proposal Untuk Sekolah Rakyat

Ia menekankan, ketidakhadiran Dubes selama dua tahun bisa menimbulkan persepsi negatif di pihak Amerika. Seolah-olah hubungan dengan Indonesia tidak diprioritaskan.

Dino juga menyebut kriteria Dubes yang ideal adalah sosok yang memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Terutama, di bidang ekonomi, serta piawai dalam lobi dan negosiasi. 

"Karena sekarang ini kompetitif sekali. Banyak sekali negara yang sekarang mencoba untuk melakukan deal dengan Amerika," ujarnya. 

Baca juga : Proaktif Dalam Pelayanan Haji, BRI Sediakan Banknotes Untuk Living Cost Jemaah Haji 2025

Dinamika politik di AS kini dipenuhi figur-figur baru. Dubes RI yang ditunjuk harus mampu menjalin dan menjaga kepercayaan dengan para pemangku kepentingan baru di Washington.

Terkait lamanya kekosongan, Dino menjelaskan bahwa sebelumnya dia pernah mendengar sudah ada calon yang diajukan oleh Presiden Jokowi. Namun, tampaknya Presiden Prabowo memiliki preferensi lain. Sehingga, proses penunjukan tertunda. 

"Siapapun yang dipilih, yang penting harus segera ada di Washington. Karena kalau tidak ada Duta Besar yang bertindak sebagai Acting Dubes itu akan beda. Kalau dia mau ketemu Menteri atau dia mau kemana-mana, kalau dia tidak punya status sebagai Duta Besar itu akan tidak mudah," kata Dino. 

Baca juga : DKI Pasang CCTV Dan Siagakan Petugas Untuk Antisipasi Pencurian Besi JPO

Ia menekankan, siapapun yang dipilih, baik dari kalangan diplomat maupun non-diplomat, harus segera ditempatkan. Supaya Indonesia tidak kehilangan momentum di tengah persaingan diplomatik global yang semakin ketat.

"Asal dia pintar berdiplomasi, paham lapangan, bisa menyelesaikan masalah, punya skill, bisa menjaga hubungan, bisa menciptakan hubungan baru dengan orang-orang yang baru, elit politik yang baru di sana. Baik diplomat atau non diplomat saya kira segera dibutuhkan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.