Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
7 Tips Jaga Pencernaan Anak Selama Lebaran, Penting Batasi Camilan Manis
Kamis, 27 Maret 2025 14:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Satu hal yang penting Anda perhatikan dalam musim Lebaran ini adalah kesehatan saluran cerna, terutama pada anak-anak. Maklumlah, hidangan khas Lebaran didominasi oleh makanan tinggi lemak, tinggi kalori, dan tinggi gula.
Semua sajian tersebut bisa menyebabkan anak mengalami beberapa gangguan kesehatan seperti naiknya asam lambung, sakit perut, perut kembung, dan sembelit atau susah buang air besar (BAB).
Berikut tips menjaga kesehatan pencernaan anak selama Lebaran, seperti dikutip dari situs resmi RS Pondok Indah:
1. Jangan Lewatkan Sarapan
Sarapan merupakan hal penting, karena makanan di pagi hari tak hanya mampu membuat tubuh menjadi lebih bertenaga. Tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak, memberikan pasokan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, serta meningkatkan konsentrasi untuk melakukan berbagai aktivitas.
Jadi, jangan biarkan anak melewatkan waktu sarapan di hari Lebaran. Apa pun alasannya, anak-anak tetap membutuhkan sarapan sehat, agar tubuhnya selalu bugar.
Anda bisa memberikan anak menu sarapan sehat dan sederhana, seperti oatmeal dengan potongan buah segar atau roti gandum dengan isian telur rebus atau dada ayam panggang.
2. Konsumsi Makanan Bergizi
Baca juga : Dukung Operasi Migas Pertamina Selama Lebaran, PDC Siagakan 1.165 Tenaga Katering
Hidangan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan gulai, umumnya makanan berlemak, bersantan, dan tinggi kalori. Bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, misalnya tiga kali sehari atau lebih, makanan ini bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Seperti hipertensi, asam lambung naik, kolesterol tinggi, diabetes, dan berat badan berlebih (obesitas).
Karena itu, pastikan Anda memperhatikan segala makanan yang dikonsumsi anak. Pastikan anak mengonsumsi sumber protein, karbohidrat, dan lemak sehat dalam setiap menu makanannya.
Kalau perlu, Anda bisa membawa bekal dari rumah yang lebih sehat. Misalnya, mengganti kuah bersantan dengan kuah sop buatan sendiri di rumah.
3. Makan Tepat Waktu
Terlalu asyik bermain dan berkumpul dengan keluarga saat Lebaran, bisa membuat anak melewatkan waktu makan. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung naik, sehingga anak mengalami maag dan sakit perut.
Oleh sebab itu, Anda perlu mengingatkan anak untuk tidak melewatkan waktu makan. Pastikan anak makan di waktu yang sesuai setiap hari, agar metabolisme tubuh dan kesehatannya tetap terjaga.
4. Penuhi Kebutuhan Serat
Baca juga : Waspada, Pinjol Ilegal Gencar Cari Mangsa
Agar kesehatan saluran cerna anak selalu sehat, Anda harus memberikan makanan yang cukup mengandung serat.
Serat tidak hanya berasal dari aneka buah dan sayuran saja. Kacang-kacangan dan biji-bijian pun mengandung serat yang baik untuk pencernaan anak.
Serat memiliki tugas penting meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus, untuk menjaga kesehatan saluran cerna, membuat perut kenyang lebih lama, dan membuat tinja lebih padat sehingga anak bisa BAB dengan lancar, serta meningkatkan imunitas.
5. Batasi Camilan Manis dan Berminyak
Jika dikonsumsi berlebihan, aneka makanan manis seperti kue kering, permen, cokelat, minuman berwarna, dan makanan berminyak dapat mengganggu kesehatan bakteri baik di dalam usus. Akibatnya, anak bisa mengalami sakit perut, gangguan pencernaan, diare, dan perut bergas.
Jadi, bijaklah dalam membatasi anak mengonsumsi camilan manis dan makanan berminyak.
6. Penuhi Kebutuhan Air Putih
Kebutuhan harian cairan anak-anak mencapai sekitar 4-8 gelas. Pastikan anak minum air putih yang cukup, untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan saluran cerna, agar terhindar dari sembelit.
7. Perhatikan Camilan
Sesekali mengonsumsi permen, cokelat atau snack ringan memang tidak masalah. Tetapi, jika dikonsumsi terlalu banyak, bisa mengganggu kesehatan saluran cerna.
Apabila anak ingin ngemil, berikan camilan yang lebih sehat seperti kacang-kacangan, kuaci, yogurt tanpa pemanis, dan aneka buah segar.
Jika anak mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, atau sembelit yang berlangsung selama beberapa hari, dan disertai dengan keluhan sakit perut dan rewel, jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter atau membawanya ke rumah sakit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya