Dark/Light Mode

Dubes Djauhari Oratmangun Bahas Semangat Konferensi Asia Afrika Di Era Modern

Selasa, 22 April 2025 04:35 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun. (Foto KBRI Beijing)
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun. (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Konferensi Asia Afrika (KAA) dinilai menjadi inspirasi kuat terciptanya kerja sama pembangunan negara-negara Selatan atau Global South yang lazim disebut sebagai negara berkembang.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengatakan, pentingnya melihat lebih banyak kerja sama dengan negara Global South yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga : Tari Saman, Indomie, Geliga Hingga Kopiko Warnai Festival Kramat Di Cape Town

Hal itu diucapkan Dubes Djauhari dalam diskusi 'The Global South: Carrying Forward the Bandung Spirit and Marching Together toward Modernization', Beijing, China, Kamis (17/4/2025).

Acara ini digagas Chinese People’s Institute of Foreign Affairs(CPIFA) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing. Kegiatan itu dihadiri sejumlah diplomat dari Liberia, Turki, Sudan, Jepang, Ethiopia, Jordan, India, Syria dan Ghana.

Baca juga : Negara Global South Mesti Bebas Tekanan

“KAA tidak hanya menginspirasi sebagai kebijakan, tetapi juga sebagai kemajuan yang dirasakan di lapangan,” terang Dubes Djauhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/4/2025).

KAA diselenggarakan pada 18-24 April 1955 di Bandung, Jawa Barat. Tahun ini menandai peringatan 70 tahun sejak konferensi internasional tersebut berlangsung.

Baca juga : Disbub DKI Prediksi 130 Ribu Pendatang Baru Ke Jakarta Saat Arus Balik Lebaran

“70 tahun yang lalu di Bandung, sejarah tercipta. Saat ini, 29 negara yang bertemu di Bandung pada 1955 mewakili lebih dari separuh populasi dunia dan hampir sepertiga ekonomi global,” tutur Dubes Djauhari.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.