Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Peringati 70 Tahun Konferensi Asia Afrika
Negara Global South Mesti Bebas Tekanan
Sabtu, 19 April 2025 04:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Saat situasi politik global mengalami perpecahan seperti sekarang, negara Global South, khususnya negara-negara kekuatan menengah (middle power countries), dapat bekerja sama membentuk ekosistem berbasis solidaritas tanpa tekanan.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arif Havas Oegroseno menyampaikan ajakan tersebut dalam peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Auditorium Prof. Dr. Hasjim Djalal, Sekretariat Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Baca juga : Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Hutan Lestari
“Ini bukan ideologi. Ini tentang cara kita berteman, tanpa syarat, tanpa tekanan,” ujar Havas.
Dia menyinggung pola-pola relasi donor dan penerima yang masih dipraktikkan sejumlah organisasi internasional beranggotakan negara besar. Negara-negara berkembang sering diminta mengikuti kebijakan tertentu untuk mendapat bantuan atau akses kerja sama.
Baca juga : PMI Berangkatkan 7 Ton Bantuan Untuk Korban Gempa Di Myanmar Dari Bandara Soetta
“Inilah saatnya kita bangun solidaritas yang tidak seperti itu. Kita harus menciptakan sistem kita sendiri,” imbuh Wamen yang pernah menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jerman ini.
Havas mencontohkan beberapa kerja sama antarnegara Selatan, seperti proyek investasi bersama dan pertukaran teknologi yang terbukti memberikan hasil nyata tanpa memaksakan agenda politik apa pun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya