Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Program MGB Berikan Energi Baru Pada Semangat Belajar Anak Didik di Manokwari
Selasa, 18 Februari 2025 22:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Manokwari, Papua Barat mengungkapkan program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas Prabowo Subianto mempunyai dampak positif bagi pelajar, khususnya pelajar orang asli Papua (OAP).
Kepsek SD YPK 14 Maranatha Manokwari, Jetje Taroreh mengatakan, sejak adanya program MBG di sekolahnya pada 6 Januari 2025 telah membuat banyak perubahan perilaku positif bagi anak didik.
“Siswa kami berjumlah 154 siswa dan sebagian besar atau lebih dari 90 persen adalah anak OAP. Dengan adanya program MBG ini berdampak sekali kepada semangat belajar mereka,” ujar Kepsek yang dikutip dari Antara, Selasa (18/2).
Ia mengatakan, sebelum adanya program MBG, banyak anak-anak pulang ke rumah sebelum jam pelajaran selesai karena alasan pusing akibat tidak sarapan pagi dari rumah.
Baca juga : Cegah Stunting, BNI Beri Makan Bergizi Hingga Smart Parenting Di Tasikmalaya
Namun, setelah program MBG berjalan saat ini sudah tidak ada lagi anak-anak yang minta izin pulang dengan alasan pusing karena lapar.
“Rata-rata orang tua anak didik kita ini tidak mampu, jadi banyak anak yang tidak sarapan dulu saat ke sekolah. Kadang guru harus memberikan makanan ala kadarnya kalau anak sudah pusing sekali,” ujarnya.
Ia mengatakan, program MBG sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan bagi siswa-siswa OAP, khususnya siswa yang tidak mampu. Apalagi Pemerintah telah menyiapkan menu yang sangat layak untuk pemenuhan gizi anak melalui program MBG.
“Sejauh ini siswa kita selalu menyukai menunya, karena satu porsi selain ada nasi, sayur, buah, bahkan lauknya dua macam seperti ayam atau ikan ditambah lauk tambahan seperti tempe, tahu atau perkedel,” ujarnya.
Baca juga : Prabowo Bukan Lagi Bagian GRIB, Sudah Mundur Sejak 6 Januari 2022
Senada diutarakan Kepsek SD YPK 04, Agustina Pattiwael, dengan adanya MBG, maka pemenuhan gizi anak-anak menjadi lebih bagus. Selama ini, sebelum ada program MBG, sebagian kecil siswa bisa mendapatkan uang saku untuk membeli jajan, itu pun belum tentu jajanan sehat dan higienis.
Namun, sebagian besar siswanya justru dari orang tua tidak mampu, sehingga jarang yang mendapatkan uang saku dari orang tua.
Dengan adanya MBG tersebut justru pemerintah telah menyediakan makanan yang jelas sehat, bergizi sekaligus dapat dinikmati dengan gratis para siswanya.
Siswanya yang berjumlah 192 anak yang hampir semuanya OAP tersebut saat ini lebih semangat belajar dengan adanya program MBG dari pemerintah pusat itu.
Baca juga : Dorong Energi Bersih, Toyota Kembangkan Ekosistem Hidrogen Di Indonesia
“Kami bersyukur dengan adanya Program MBG ini anak-anak menjadi lebih semangat bersekolah. Sebagian besar dari mereka tidak mendapat sarapan dari rumah, sehingga program ini sangat membantu,” katanya.
Sementara Dandim 1801/Manokwari Letkol Inf, Agus Prihanto Donny mengatakan, pelaksanaan MBG di Manokwari dilayani melalui dapur sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kodim 0801/Manokwari.
Dapur sehat SPPG mendapat pengawasan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan memiliki 47 orang sukarelawan yang terdiri atas kepala dan wakil SPPG dari BGN, ahli gizi, akuntan, koki, tukang cuci dan pengantar makanan.
“Saat ini satu dapur sehat baru melayani kebutuhan MBG bagi 3.000 anak pada 10 sekolah di Manokwari,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya