Dark/Light Mode

Surat Penumpang Titanic Pecahkan Rekor Lelang, Laku Rp 6,71 Miliar

Minggu, 27 April 2025 20:19 WIB
Ilustrasi surat kuno (Foto: Pexels)
Ilustrasi surat kuno (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Surat yang ditulis oleh seorang penumpang Titanic, Kolonel Archibald Gracie beberapa hari sebelum kapal tersebut tenggelam, berhasil memecahkan rekor harga penjualan 300 ribu poundsterling atau setara Rp 6,71 miliar dalam sebuah lelang di Inggris.

Surat itu dibeli oleh seorang pembeli anonim di rumah lelang Henry Aldridge and Son di Wiltshire pada Minggu (27/4/2025), dengan harga lima kali lebih tinggi dari harga yang diharapkan yaitu 60 ribu poundsterling atau Rp 1,34 miliar.

Surat tersebut digambarkan seperti semacam "nubuat” atau meramalkan peristiwa yang akan terjadi, karena mencatat omongan Kolonel Gracie kepada seorang kenalannya, yang mengatakan bahwa dia akan menunggu akhir perjalanannya, sebelum memberikan penilaian terhadap kapal yang bagus tersebut.

Baca juga : Vinicius Junior Ngerengek Minta Gaji Rp576 Miliar

Surat itu dibuat pada tanggal 10 April 1912, hari ketika Kolonel Gracie menaiki kapal Titanic di Southampton, dan lima hari sebelum kapal tersebut tenggelam setelah menabrak gunung es di Atlantik Utara.

Kolonel Gracie adalah salah satu dari sekitar 2.200 penumpang dan awak kapal Titanic yang berlayar ke New York. Lebih dari 1.500 orang tewas dalam musibah tenggelamnya kapal tersebut.

Kolonel Gracie yang merupakan penumpang kelas I Titanic, menulis surat dari kabin C51. Surat itu kemudian dikirim saat kapal berlabuh di Queenstown, Irlandia, pada 11 April 1912. Dengan cap pos London pada 12 April.

Baca juga : 918 Orang Pecahkan Rekor Main Monopoli

Pelelang yang memfasilitasi penjualan tersebut mengatakan, surat itu memperoleh harga tertinggi dari semua korespondensi yang ditulis di atas kapal Titanic.

Kisah Kolonel Gracie tentang tenggelamnya kapal itu termasuk yang paling terkenal. Kolonel Gracie juga menulis buku The Truth About The Titanic, yang menceritakan pengalamannya di atas kapal laut yang hancur itu. Dia menceritakan upayanya menyelamatkan diri dengan merangkak ke sekoci penyelamat, yang terbalik di perairan yang dingin.

“Lebih dari separuh orang yang awalnya mencapai sekoci penyelamat, meninggal karena kelelahan atau kedinginan,” tulisnya seperti dikutip BBC.

Baca juga : Kejagung Ajukan Sita Rekening Rp 479 Miliar

Meski selamat dari musibah tenggelamnya Titanic, kesehatan Kolonel Gracie sangat terpengaruh oleh hipotermia dan cedera fisik yang dideritanya. Dia mengalami koma pada tanggal 2 Desember 1912, dan meninggal karena komplikasi diabetes dua hari kemudian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.