Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemimpin Dunia Tanggapi Serangan Di Kashmir
India & Pakistan Diminta Cari Solusi Lewat Dialog
Rabu, 30 April 2025 04:18 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengatakan, negaranya kemungkinan besar akan terlibat pertikaian bersenjata dalam waktu lama. Asif mengaku mendapat informasi bahwa pasukan bersenjata India sudah melakukan pergerakan di sekitar wilayah Kashmir.
“Kami telah memperkuat pasukan karena kabar bahwa negara tetangga sudah bersiaga. Kami pun harus siaga,” ujar Asif.
Baca juga : India Dan Pakistan Saling Balas Langkah Diplomatik
Terkait serangan di sebuah resort di Pahalgam, Front Perlawanan, kelompok militan yang diduga terkait dengan Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan, telah mengaku bertanggung jawab.
Serangan tersebut menewaskan 26 orang. Polisi India mengatakan, dua tersangka adalah warga negara Pakistan.
Baca juga : TPO Tanjung Balai Terbakar, Ratusan Kios Dan Pakaian Bekas Ludes Dilalap Api
Pada 23 April 2025, New Delhi menurunkan status hubungan diplomatik, mengusir diplomat Pakistan dan menutup perbatasan darat dengan tetangganya. Tak hanya itu, India juga telah menangguhkan Perjanjian Perairan Indus, pakta pembagian air sungai yang penting bagi kehidupan jutaan orang di kedua negara.
Islamabad menanggapi dengan cara yang sama, dan mengulangi tuduhannya bahwa India menindas penduduk Kashmir yang mayoritas Muslim.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya