Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Lingkungan Hidup RI Kunjungi Norwegia, Mantapkan Kerja Sama Lingkungan
Minggu, 4 Mei 2025 08:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq berkunjung ke Norwegia untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang lingkungan hidup.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) mengenai kerja sama pelindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan antara Indonesia dengan Norwegia.
Foto: KBRI Oslo
Penandatanganan LoI dilakukan Menteri Hanif dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia Andreas Bjelland Eriksen dalam pertemuan kedua menteri di Oslo, Norwegia (2/5/2025).
Baca juga : 75 Tahun Hubungan Diplomatik, RI - Norwegia Perkuat Kerja Sama Lingkungan
LoI tersebut memuat komitmen kedua negara untuk mempererat kerja sama di bidang mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, good governance, keragaman hayati, pelindungan lahan gambut dan mangrove, pengelolaan sampah, dan ekonomi sirkular.
Menteri Hanif mengatakan, penandatanganan LoI ini merupakan salah satu langkah untuk mempercepat upaya mengatasi perubahan iklim. Serta mendorong pembangunan berkelanjutan di dunia dan Indonesia.
“Kita perlu lebih meningkatkan upaya implementasi pengembangan Nilai Ekonomi Karbon untuk mencapai kontribusi nasional (NDC) Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden No. 98/21," papar Menteri Hanif, didampingi oleh Duta Besar RI Oslo, Teuku Faizasyah dan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup RI.
"Bersama Norwegia, Indonesia telah mengembangkan sistem dan metodologi perdagangan karbon yang kuat, sebagai bagian dari implementasi Nilai Ekonomi Karbon,” imbuhnya.
Baca juga : Bertemu Gubernur Lampung, Heikal Safar dan Nofalia Bahas Kerja Sama Program MBG
Kunjungan dan penandatanganan LoI tersebut bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia dengan Norwegia pada tahun ini.
Indonesia dan Norwegia mulai menjalin hubungan diplomatik secara resmi pada tahun 1950. Salah satu fokus kerja sama kedua negara adalah bidang lingkungan.
Sejak 2022, Norwegia memiliki komitmen untuk mendukung pengurangan emisi karbon di Indonesia yang berasal dari forestry and other land use (FOLU).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui komitmen pendanaan yang hingga saat ini telah dibayarkan sebesar 216 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau kurang lebih Rp 3,5 triliun.
Baca juga : Menhan RI & Dubes Italia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral
Selain bertemu Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia, Menteri Hanif juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Norwegia, Andreas Motzfeld Kravik, dan berkunjung ke perusahaan pengelola daur ulang, TOMRA.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya