Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertukaran Tahanan Rusia-Ukraina Penuh Haru
Tawanan Perang Tidak Kuasa Menahan Tangis
Senin, 26 Mei 2025 04:04 WIB
Sebelumnya
Selagi pertukaran tahanan berlangsung, aksi saling serang dan adu kekuatan militer antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung sekitar 1.000 kilometer dari lokasi pertukaran tahanan. Banyak orang mencari perlindungan di kereta api bawah tanah, ketika drone dan rudal Rusia dilaporkan menargetkan ibu kota Ukraina, Kiev, sepanjang malam.
Komando Militer Rusia mengabarkan, belasan drone serang masuk ke wilayah udara Moskow. Serangan itu bisa ditangkis.
Adapun serangan drone Rusia terhadap Kiev, menurut Penguasa Militer Regional Kiev Mykola Kalashnyk, mengakibatkan tiga orang tewas.
Baca juga : Prabowo Puji Sikap China Bela Palestina Dan Lawan Penindasan Global
Sebelumnya,Wali Kota Kiev Vitali Klistchko mengabarkan, ada 10 orang terluka akibat serangan Rusia.
"Ibu kota diserang musuh. Pertahanan udara kita beroperasi dan melindungi kita,” kataKlitschko.
Dia meminta warga tetap bertahan di tempat perlindungan serangan udara. Saat serangan terjadi, alarm peringatan serangan udara meraung selama 7 jam di Kiev dan membuat suasana semakin mencekam.
Baca juga : Kasus Asabri, 33 Hektare Lahan Sitaan Dijadikan Kawasan Pertanian
Direktur Militer Kiev Tymur Tkachenko melaporkan, belasan drone Rusia terpantau di ruang udara ibu kota.
“Beberapa drone yang terbang di atas Kiev dan wilayah sekitarnya telah dilumpuhkan. Akan tetapi,beberapa drone masuk ke ibukota,” tulisnya di akun Telegram.
Reruntuhan drone diketahui menghantam sebuah apartemenlima lantai di Kiev. Serangan Rusia juga dikabarkan terjadi di Mykolaiv dan Kherson.
Baca juga : Berkat KUR BRI, Pengusaha Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan
Adapun di Moskow, serangan Ukraina mengakibatkan setidaknya empat bandara termasuk Bandara nomor satu, yakni Sheremetyevo, ditutup sementara. Dalam pembicaraan di Istanbul, Turki, 16 Mei lalu, antara Rusia dan Ukraina, gencatansenjata masih belum bisa disepakati. Namun, mereka sepakat membebaskan tahanan.
Sebelumnya, meski jumlahnya tidak sampai puluhan, Moskow dan Kiev kerap melakukan pertukaran tahanan secara berkala sejak Rusia melancarkan invasinyapada Februari 2022.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya