Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
169 Warganya Jadi Korban Jatuhnya Air India, Kemlu India: Ini Sangat Tragis
Kamis, 12 Juni 2025 19:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) India Randhir Jaiswal mengungkapkan duka mendalam atas insiden jatuhnya pesawat Air India tujuan London, Inggris tak lama setelah take off dari Ahmedabad, wilayah barat India, Kamis (12/6/2025).
Dalam jumpa pers mingguan, Jaiswal menyebut musibah itu sebagai kecelakaan yang sangat tragis.
Baca juga : Tambangnya Di Raja Ampat Disorot, Ini Tanggapan PT Gag Nikel
"Operasi penyelamatan sedang berlangsung. Kami perlu menunggu sedikit lebih lama untuk mendapatkan rincian pastinya," katanya.
"Kami telah kehilangan banyak orang. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada semua orang yang telah kehilangan orang yang mereka cintai,” imbuhnya.
Baca juga : Alami Rasa Sakit atau Cedera Area Bahu, Begini Penanganan Medisnya
Menurut keterangan Air India yang dikutip BBC, mayoritas korban kecelakaan pesawat tersebut merupakan warga negara India. Jumlahnya 169. Selain itu, juga ada 53 warga Inggris, satu warga negara Kanada, dan tujuh warga negara Portugal
Sementara AFP dan AP yang mengutip keterangan Kepala Polisi di Ahmedabad mengatakan, tidak ada korban selamat dalam kecelakaan pesawat tersebut.
Baca juga : Wamentan: 64 Balai Riset Jadi Senjata RI Kuasai Pangan dan Energi
Berikut kronologi lepas landas pesawat Air India menurut Flightradar24:
- Pukul 13:30 waktu setempat (08:00 GMT / 09:00 BST): Pesawat tercatat di darat (0 knot).
- Pukul 13:34 waktu setempat: Masih di darat, tetapi kecepatannya meningkat hingga 10 knot (11,5mph / 18,5km/jam).
- Pukul 13:38 waktu setempat: Tiba-tiba naik hingga 625 kaki (190m) dan kecepatan 174 knot. Sinyal kemudian hilang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya