Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Banyak pekerja di Kota Bern dan Basel, Swiss, memilih cara unik untuk pulang kerja saat musim panas. Yakni, berenang mengikuti arus Sungai Aare, sungai terpanjang di Swiss.
Sungai sepanjang 295 kilometer itu memiliki kualitas air yang sangat baik. Bahkan, airnya dapat diminum langsung dari sumbernya.
Setelah lelah ngantor, para pekerja di kota itu biasa berganti pakaian dengan baju renang. Mereka menyimpan barang-barang di Wickelfisch, tas ikonik anti air dari Swiss. Lalu, membiarkan arus sungai membawa mereka ke rumah.
Baca juga : Pemerintah Mulai Salurkan Beras & Uang Tunai Untuk 18 Juta Keluarg
Cara unik ini dipilih karena memangkas waktu perjalanan mereka. Seorang penduduk setempat, Evelyn SchneiderReyes, mengatakan, perjalanan pulang melalui sungai akan memakan waktu total 15 menit ketimbang jalur darat yang butuh waktu lebih dari 30 menit.
“Saya hanya berjalan kaki 30 detik dari kantor ke sungai. Mengapung di air. Lalu naik dari sungai Aare di Lorrainebad. Saya hanya tinggal berjalan kaki ke atas bukit selama 8 menit dan sudah sampai di rumah,” ujarnya dilansir Daily Mail.
Aktivitas ini tak hanya menyegarkan dan gratis, tapi dianggap sebagai bentuk relaksasi alias terapi gratis. Sungai Aare yang jernih dan dikelilingi pemandangan indah. Membuat pengalaman ini semakin menyenangkan.
Baca juga : Putri Anne, Cerai Karena Nggak Rukun
Banyak warga berkumpul dan bersosialisasi sambil mengapung bersama. Kegiatan ini menjadikan perjalanan pulang kerja sebagai aktivitas sosial dan rekreasi.
Namun, karena suhu air yang dingin dan arus yang cukup kuat, aktivitas ini lebih cocok untuk perenang berpengalaman. Meskipun begitu, banyak wisatawan juga mulai tertarik mencobanya. Bahkan, selebriti seperti DJ Diplo, pencipta lagu asal Amerika Serikat, ikut merasakan sensasi pulang ngantor sambil berenang.
Pemerintah Swiss membuat akses masuk dan keluar sungai yang jelas di Sungai Aare. Titik masuk dan keluar yang ditentukan ditandai dengan tiang merah, atau dengan anak tangga untuk membantu perenang memanjat keluar. Perenang juga disarankan untuk menyesuaikan tubuh dengan suhu dingin Aare. Yaitu, dengan menyiram tubuh mereka dengan air sebelum masuk ke sungai.
Baca juga : Perjalanan Kekonsuleran Yang Mengharukan Di Kota Alesund
Pemandangan kota dan alam yang memukau membuat istilah “floating commute” di negara itu menjadi simbol gaya hidup santai dan sehat khas Swiss di musim panas
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya