Dark/Light Mode

Bantu Israel Serang Iran Tanpa Restu Kongres

Trump Dipuji Republik, Dimaki Demokrat & PBB

Senin, 23 Juni 2025 04:54 WIB
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato didampingi Wakil Presiden AS JD Vance (kiri) , Menteri 
Luar Negeri AS Marco Rubio (kedua kanan) dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (kanan) di Gedung 
Putih di Washington DC, AS, 21 Juni 2025, setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. (Foto Pool via Reuters/Carlos Barria)
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato didampingi Wakil Presiden AS JD Vance (kiri) , Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio (kedua kanan) dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (kanan) di Gedung Putih di Washington DC, AS, 21 Juni 2025, setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran. (Foto Pool via Reuters/Carlos Barria)

 Sebelumnya 
Sementara, anggota Kongres yang tidak setuju dengan langkah Trump mempertanyakan legalitas Presiden memerintahkan serangan militer besar tanpa persetujuan Kongres.

Tidak Konstitusional

Senator Negara Bagian Vermont (Independen) Bernie Sanders menyampaikan kritik keras saat berada di atas panggung dalam acara di Tulsa, Oklahoma. Dia mempertanyakan kekuasan Trump dalam memutuskan perang tanpa melibatkan kongres.

Baca juga : Kalau Dukung Israel Serang Iran, Trump Disemprit Putin

“Berita ini sangat tidak konstitusional. Anda semua tahu bahwa satu-satunya entitas yang dapat membawa negara ini berperang adalah Kongres AS. Presiden tidak memiliki hak itu,” tegasnya.

Ro Khanna, legislator negara bagian California (Demokrat), menyampaikan hal senada. Dia menyerukan agar Kongres segera kembali bersidang karena keputusan sepihak Trump dapat menyeret seluruh rakyat AS ke dalam perang besar dengan Timur Tengah.

Baca juga : Iran–Israel Perang, Istana: RI Konsisten Dukung Perdamaian

“Trump menyerang Iran tanpa otorisasi dari Kongres. Kita harus segera kembali ke DC dan mengesahkan resolusi War Powers,” ucap Ro Khanna dikutip dari The Guardian.

Anggota DPR Tom Massie, politisi Republik dari Kentucky, juga menyuarakan keberatannya secara langsung.

Baca juga : Israel Serang Iran, Perang Makin Membara

“Ini tidak konstitusional,” tulisnya singkat di platform X.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.