Dark/Light Mode

Nyangkut Di Tembok, Napi Gagal Kabur Dari Penjara

Selasa, 24 Juni 2025 06:26 WIB
Tubuh Alan Leandro da Silva yang terjebak di lubang dinding saat mencoba 
kabur dari penjara. (Foto via NDTV)
Tubuh Alan Leandro da Silva yang terjebak di lubang dinding saat mencoba kabur dari penjara. (Foto via NDTV)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang narapidana (napi) di Brazil, mencoba kabur dari penjara. Namun apes, setengah dari tubuhnya nyangkut alias terjebak di tembok yang sudah dia lubangi. Upaya penyelamatan pun dilakukan petugas pemadam kebakaran.

Peristiwa ini terjadi di sebuah penjara di Rio Branco, Brazil Utara. Napi yang berusaha kabur itu bernama Alan Leandro da Silva (32).

“Menurut keterangan narapidana, lubang itu digali selama dua hari menggunakan paku dan sapu,” kata petugas pemadam kebakaran, sebagaimana dikutip NDTV, 21 Juni 2025.

Baca juga : Kader PPP Indonesia Timur Tolak Calon Ketum Dari Luar Partai

Saat ditemukan sipir penjara, pria itu tidak mengenakan baju atasan. Di tubuhnya tampak luka lecet serta berdarah.

Menurut keterangan pihak berwenang, da Silva mencoba melarikan diri memanfaatkan momen saat penjaga lengah. Tetapi dia salah memperkirakan ukuran lubang pelarian yang digalinya.

Dalam video yang viral di media sosial, pria itu terlihat tergantung dengan bagian tubuh atas menghadap ke dalam sel. Untuk menolongnya, sipir memanggil petugas pemadam kebakaran. Mereka mengebor dinding dengan hati-hati untuk membebaskannya tanpa menambah luka.

Baca juga : Gratis Ongkir Tetap Aman, Pemerintah Hanya Atur Diskon Agar Persaingan Sehat

“Setelah bekerja keras, tim penyelamat berhasil menyelamatkan korban,” lanjutnya.

Meski usaha kaburnya gagal, beruntung Alan da Silva selamat tanpa mengalami cedera serius. Setelah kejadian ini, pihak berwenang menyatakan akan mengevaluasi ulang sistem keamanan untuk mencegah insiden serupa.

Setelah proses penyelamatan selesai, Alan da Silva diberikan pertolongan pertama sebelum kembali dimasukkan ke selnnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.