Dark/Light Mode

Washington Kencangkan Ikat Pinggang, AS Stop Bantuan Militer Ke Ukraina

Kamis, 3 Juli 2025 04:47 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) saat bertemu Presiden Donald Trump di sela pertemuan NATO 
di Belanda, 26 Juni 2025.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) saat bertemu Presiden Donald Trump di sela pertemuan NATO di Belanda, 26 Juni 2025.

 Sebelumnya 
Langkah Trump ini diumumkan kurang dari seminggu setelah pertemuan pemimpin negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Den Haag, Belanda. Saat itu, Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dalam sesi tertutup. Tidak ada kesepakatan konkret yang dihasilkan dari pertemuan itu.

Sementara itu, Rusia dikabarkan berhasil memperkuat cengkeraman militernya di wilayah timur Ukraina, termasuk Donetsk dan Dnipropetrovsk, serta memperluas jangkauan serangan udara hingga ke wilayah tengah dan selatan.

Baca juga : Iran dan Israel Perang, Striker Inter Milan Kejebak Di Teheran

Data intelijen menunjukkan, sekitar 20 persen wilayah Ukraina kini berada di bawah kendali Rusia.

Macron Telepon Putin

Di tempat terpisah, Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pembicaraan langsung pertama mereka sejak 2022.

Baca juga : Lewat AgenBRILink, Pemuda Ini Kembangkan Usaha hingga Ciptakan Lapangan Kerja

Dalam percakapan yang berlangsung hampir tiga jam, kedua pemimpin membahas prospek gencatan senjata dan pendekatan baru menuju perundingan damai. Kremlin menyatakan bahwa Putin kembali menekankan “kesepakatan komprehensif” yang menyasar akar konflik dan menjamin stabilitas jangka panjang.

Dia juga menuduh negara-negara Barat telah menutup mata terhadap kekhawatiran Rusia dan membiarkan sentimen anti-Rusia berkembang di Eropa.

Baca juga : Program Anak Masuk Barak Militer Dibolehkan

Baik Paris maupun Moskow tidak mengumumkan hasil konkret dari pembicaraan Macron dan Putin. Namun, sumber diplomat menyebut, kontak ini membuka kembali peluang diskusi intensif dalam waktu dekat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.