Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - DI tengah cuaca super panas di China, muncul tren nyeleneh tapi cukup ampuh. Orang-orang tidur sambil memeluk labu air besar yang namanya winter melon (dalam bahasa China donggua). Tujuannya, supaya tetap adem.
Dilansir South China Morning Post (SCMP), donggua mengandung 95 persen air. Sehingga, ketika dipeluk buah tersebut bisa menyerap panas dari tubuh dan membantu menurunkan suhu tubuh secara alami.
Ternyata ini bukan hal baru. Ini cara tradisional orang China zaman dulu buat mendinginkan badan saat musim panas. Cara ini sekarang menjadi viral lagi karena banyak netizen mengunggah penggunaannya ke media sosial.
Baca juga : Lawan Panas Ekstrem, Elizabeth Arden Luncurkan Serum Canggih untuk Kulit Cerah
Salah satu warga di Tianjin bernama Longma mengklaim, menjadi salah satu pelopor trenini. Ibu tersebut membeli labu seberat 14 kilogram untuk anaknya.
Longma menghindari pemakaian AC agar keluarganya tidak masuk angin. Dia mengatakan, dengan cara ini anaknya tidur lebih nyenyak. Labunya bisa awet sampai 26 hari.
Ada juga pengguna lain dari Provinsi Anhui yang awalnya merasa konyol membeli labu air 21 kg. Namun, dia merasakan sendiri cara ini ternyata terbukti efektif. Apa lagi cara ini ringan di kantong.
Baca juga : Semen Padang Vs Arema, Laga Hidup Mati Kabau Sirah
Labu air seberat 14 kg hanya seharga 54 yuan (sekitar Rp120 ribu). Penggunaannya bisa 21 hari. Sayangnya, labu itu sudah tidak enak dimakan setelah dipakai tidur.
Menurut ahli Traditional China Medical/TCM), Yang Zufu, orang yang perutnya sensitif atau gampang sakit perut, sebaiknya jangan menempelkan labu langsung ke perut. Karena bisa menyebabkan sakit perut atau diare.
Bagi yang sensitif, disarankan membungkus labu dengan handuk dan tidak langsung menempelkannya ke tubuh.
Baca juga : Percepatan Pembangunan Jargas Di Jatim, PGN Didukung Penuh Dari Wagub
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya