Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Meningkatnya suhu akibat dimulainya musim kemarau di Filipina membuat hampir separuh sekolah di Manila diliburkan, Senin (3/3/2025).
Badan peringatan cuaca nasional memperingatkan indeks panas, tingkat suhu udara dan kelembapan relatif, berada di tingkat 'bahaya’ di Manila dan dua wilayah lain di negara itu.
Baca juga : Pulangkan Lazio, Inter Ketemu AC Milan Di Semifinal Coppa Italia
"Kasus kram dan kelelahan akibat panas mungkin terjadi pada kondisi seperti ini,” bunyi pernyataan lembaga peringatan cuaca Filipina dikutip Channel News Asia, Senin (3/3/2025).
Lembaga tersebut juga memperingatkan penduduk Filipina di daerah yang terkena dampak untuk menghindari paparan sinar matahari dalam waktu lama.
Baca juga : Akhirnya Ikut Retreat, Pram Sudah Siap Terima Risikonya
Meskipun suhu diperkirakan hanya mencapai 33 derajat Celcius pada 3 Maret, Pemerintah Kota Manila dan enam kota lainnya memerintahkan penutupan kelas sebagai tindakan pencegahan.
Sebelumnya, gelombang panas melanda sebagian besar wilayah Filipina pada April dan Mei 2024, menyebabkan penangguhan kelas tatap muka hampir setiap hari. Suhu di Manila mencapai rekor 38,8 derajat Celcius pada 27 April 2024 dengan perkiraan panas di area perkotaan mencapai 41 derajat Celcius.
Baca juga : Pemprov Jakarta Buka Sekolah Lansia Di 65 Kelurahan
Di distrik Malabon, Manila, pejabat Departemen Pendidikan Edgar Bonifacio mengatakan, penangguhan kegiatan belajar mengajar tersebut memengaruhi lebih dari 68.000 siswa di 42 sekolah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya