Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
MTCRC dan PNU Jalin Kerja Sama Bidang Kelautan Lewat Penandatanganan MoU
Kamis, 7 Agustus 2025 13:51 WIB
Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) terus memperluas jalinan kerja sama strategisnya. Kali ini dengan salah satu universitas ternama dari Korea Selatan, Pusan National University (PNU) BK21 School of Earth and Environmental System.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada 5 Agustus 2025 di MTCRC Cirebon Center antara PNU dan MTCRC. Penandatanganan MoU dilakukan oleh PARK Hansan dan Ivonne M Radjawane, selaku Direktur MTCRC, serta Prof. Boo Keun KHIM sebagai perwakilan dari Departemen Oseanografi Geologi, PNU.
Dalam sambutannya, PARK Hansan menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global di sektor kelautan dan perikanan. Ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan PNU merupakan langkah strategis untuk memperkaya ekosistem penelitian MTCRC melalui penguatan koneksi akademik dan pengembangan teknologi kelautan.
Prof. Boo Keun KHIM menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh MTCRC. Ia berharap agar kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dalam jangka panjang dan menghasilkan temuan-temuan penting dalam bidang riset kelautan bagi kedua belah pihak.
Baca juga : PNM dan JAM DATUN Kejagung Jalin Kerja Sama Penguatan Aspek Hukum
Ivonne juga menyampaikan apresiasi atas terlaksananya penandatanganan kerja sama ini, dan menyatakan harapannya agar kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik ke depannya. Ia juga menekankan bahwa melalui kerja sama ini, kedua institusi berpeluang untuk saling berbagi pengetahuan, memperluas wawasan ilmiah, serta memperkaya kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan.
Proses Penandatanganan Nota Kesepahaman (Foto: Istimewa)
Untuk memperkaya agenda pertemuan kerja sama ini, berbagai kegiatan diselenggarakan guna mempererat hubungan kedua belah pihak. Rangkaian aktivitas diawali dengan kunjungan ke anjungan kapal riset MTCRC, ARA Boat, di Pelabuhan Cirebon. Selanjutnya, peneliti MTCRC membimbing mahasiswa PNU dalam praktik lapangan meliputi identifikasi spesies bakau, survei pemetaan habitat, serta estimasi kandungan karbon dalam biomassa dan sedimen mangrove, sebagai bagian dari program “PNU meets the world program”. Sebagai penutup, peserta diperkenalkan pada berbagai fasilitas riset MTCRC, yang dilanjutkan dengan praktik pengolahan sampel air dan sedimen.
Baca juga : Calon Ketum GMNI Sujahri Ajak Risyad Jaga Keutuhan Kongres Bandung
Penandatanganan MoU antara MTCRC dan PNU diharapkan menjadi titik awal dari kerja sama jangka panjang yang akan memperkuat kontribusi kedua institusi dalam mendukung peningkatan kapasitas penelitian kelautan dan pengayaan data lapangan empiris di Indonesia dan Korea Selatan.Foto bersama MTCRC dan peserta PNU Meets the World Program (Foto: Istimewa)
_______________________________________
Tentang BK21 School of Earth and Environment System:
BK21 (Brain Korea 21) merupakan program beasiswa Pemerintah Korea yang diberikan kepada mahasiswa unggulan dari masing-masing kampus ternama di Korea Selatan. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah departemen oseanografi dari PNU yang memiliki kelompok keahlian school of earth and environment system. Kelompok keahlian ini berkunjung ke Indonesia dalam rangkaian program “PNU Meets The World”. Salah satu agendanya adalah menjalin kerja sama riset dengan MTCRC.
Baca juga : MRT Jakarta-BSD Sepakati Kerja Sama Studi Kelayakan Rute Lebak Bulus-Serpong
Tentang Korea-Indonesia MTCRC:
Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) merupakan Pusat Penelitian Bersama Antar-Pemerintah yang didirikan antara pemerintah Korea Selatan dan Indonesia di bidang ilmu dan teknologi kelautan, berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementing Arrangement (IA) antara Ministry of Oceans and Fisheries (MOF) Republik Korea dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia (saat ini sedang dalam proses pembaruan ke Kementerian Koordinator Bidang Pangan). Didirikan pada tanggal 14 September 2018, pusat ini dioperasikan oleh Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Fungsi utama MTCRC meliputi penyediaan platform kerja sama, pelaksanaan penelitian bersama, dan peningkatan kapasitas untuk memperkuat serta mempromosikan kolaborasi praktis dalam ilmu dan teknologi kelautan antara kedua negara.
Laila Nur Istiqomah
Planning and General Affairs Department di Korea-Indonesia MTCRC
Planning and General Affairs Department di Korea-Indonesia MTCRC
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya