Dark/Light Mode

Didampingi Pemimpin Eropa

Ketemu Zelensky, Trump Jamin Keamanan Ukraina

Rabu, 20 Agustus 2025 05:53 WIB
Presiden Donald Trump (kanan) dan Presiden Volodymyr Zelensky (kiri) berbincang mengenai nasib Ukraina bersama sejumlah pemimpin Eropa di Gedung Putih, Washington, AS, Senin (18/8/2025). (Foto Tangkapan Layar)
Presiden Donald Trump (kanan) dan Presiden Volodymyr Zelensky (kiri) berbincang mengenai nasib Ukraina bersama sejumlah pemimpin Eropa di Gedung Putih, Washington, AS, Senin (18/8/2025). (Foto Tangkapan Layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut gembira keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memberikan jaminan keamanan kepada negaranya. Janji ini disampaikan Trump saat menerima Zelensky dan sejumlah pemimpin Eropa di Gedung Putih, Washington DC, Senin (18/8/2025) waktu setempat.

Suasana pertemuan Zelensky dengan Trump jauh lebih akrab dibanding dengan pertemuan pada Februari lalu. Saat itu, Zelensky dicemooh Trump dan Wakil Presiden AS JD Vance karena dinilai tidak tahu terima kasih.

Pertemuan kali ini, Zelensky mengaku senang karena merasa diterima dengan hangat oleh taipan real estate itu. Para pemimpin Eropa yang mendampingi Zelensky adalah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Mark Rutte.

Baca juga : Jelang Pertemuan Trump-Putin, Zelensky Tak Mau Ada Keputusan Yang Lahir Mati

“Jaminan keamanan akan diformalkan dalam sepekan atau 10 hari ke depan. Itu memberi kepastian bagi kami, Ukraina bisa hidup lebih aman,” ujar Zelensky dikutip dari Reuters, Selasa (19/8/2025).

Mantan komedian Ukraina ini pun berharap, bisa melakukan pertemuan trilateral bersama Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencapai perdamaian abadi antara Rusia dan Ukraina.

Trump menegaskan, Washington mendukung jaminan keamanan Eropa bagi Ukraina. Namun, Trump enggan memberi jaminan AS akan mengerahkan pasukan untuk Ukraina. Dia juga mengingatkan Kiev, mereka tidak akan bisa merebut kembali Crimea yang dianeksasi Rusia pada 2014.

Baca juga : Banyak Pendaftar Luar Jakarta, Pramono Jamin Seleksi Damkar Dan PPSU Transparan

Selain bertemu Zelensky dan para pemimpin Eropa, Trump juga menghubungi Putin. Dalam sambungan telepon itu, Trump membahas rencana pertemuannya dengan Putin dan Zelensky. Namun, dia tidak mengungkap kapan dan di mana pertemuan itu akan berlangsung.

Dalam postingannya di akun Truth Social, Trump yakin Ukraina akan segera mendapatkan perdamaian jika tidak ngotot ingin mendapatkan kembali Crimea.

“Tidak bisa mengambil Crimea lagi. Ukraina tidak masuk NATO. Beberapa hal memang tidak bisa diubah,” tulis Trump.

Belanja Senjata AS

Baca juga : KPK Dorong Pemisahan Fungsi Penyelenggaraan dan Keuangan Haji

Selain membahas upaya perdamaian Ukraina-Rusia, Zelensky juga menyampaikan rencana belanja senjata dari AS senilai hampir 90 miliar atau sekitar Rp.1.459 triliun, dengan Eropa sebagai penjamin pembayaran.

Zelensky menuturkan, pembelian senjata ini bagian dari jaminan keamanan yang diberikan AS dan NATO yangnmenjadi salah satu hasil pertemuannya di Gedung Putih, Senin (18/8/2025).

Zelensky mengatakan, bagian lain dari jaminan keamanan termasuk kesempatan Ukraina memproduksi pesawat tanpa awak, yang beberapa di antaranya akan dibeli AS. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.