Dark/Light Mode

Salahkan Radikal Kiri Atas Tewasnya Charles Kirk, Trump: Ini Momen Gelap Bagi AS

Kamis, 11 September 2025 14:26 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: tangkapan layar Truth Social)
Presiden AS Donald Trump (Foto: tangkapan layar Truth Social)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan, pemerintahannya akan mengejar siapa pun yang terlibat dalam kasus tewasnya influencer pendukung dirinya: Charlie Kirk, yang mati ditembak saat berpidato di sebuah acara di Utah Valley University, Rabu (10/9/2025). Trump menyebut insiden tragis itu sebagai momen gelap bagi AS. Saat ini, pembunuh Kirk masih buron.

“Kekerasan politik kiri radikal telah menyakiti terlalu banyak orang yang tidak bersalah,” kata Trump - mengutip upaya pembunuhan terhadapnya dan pembunuhan CEO UnitedHealthcare Brian Thompson tahun lalu - dalam video yang diposting di akun Truth Social, Kamis (11/9/2025).

Baca juga : Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop

BBC menyebut Trump telah menimbulkan kontroversi karena acapkali menyalahkan kelompok radikal kiri atas perpecahan politik negara yang semakin dalam. Para kritikus menilai, retorika Trump menghasut lawan politiknya.

Sedih dan Marah 

Dalam pesan video yang diposting di Truth Social pada Rabu (10/9/2025) waktu setempat, Trump mengungkap isi hatinya yang dipenuhi kesedihan dan kemarahan atas pembunuhan keji Charlie Kirk.

Baca juga : Hadiri Sidang Tahunan, Wapres Gibran Tiba Di Gedung DPR Didampingi Istri

"Charlie menginspirasi jutaan orang. Malam ini, semua yang mengenalnya dan mencintainya bersatu dalam keterkejutan dan kengerian. Charlie adalah seorang patriot yang mengabdikan hidupnya untuk tujuan debat terbuka dan negara yang sangat dia cintai, Amerika Serikat," tutur Trump. 

"Dia adalah model untuk kebenaran dan kebebasan. Tidak pernah ada orang yang begitu dihormati oleh kaum muda,” imbuhnya. 

Baca juga : Banjir Texas Renggut 24 Nyawa, Trump: Ini Mengerikan

Lebih dari itu, Trump menyebut Kirk sebagai seorang pria yang memiliki keyakinan mendalam. Trump meyakini, Charlie kini sudah bertemu Tuhan di surga. Dia damai di sana.

“Saya meminta Tuhan untuk terus memperhatikan istri dan anak-anak Kirk di tengah sakitnya hati dan sakit yang mengerikan ini," ucap Trump.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.