Dark/Light Mode

Pake Tisu Gratis, Pengguna Toilet Wajib Nonton Iklan

Jumat, 12 September 2025 06:55 WIB
Tempat tisu toilet yang dirancang dapat mengeluarkantisu setelah menonton iklan. (Foto Oddity Central)
Tempat tisu toilet yang dirancang dapat mengeluarkantisu setelah menonton iklan. (Foto Oddity Central)

RM.id  Rakyat Merdeka - China memiliki masalah pemborosan dalam penggunaan tisu ditoilet umum. Sehingga, Pemerintah mengharuskan pengguna toilet menonton iklan jika ingin memakai tisu gratis.

Caranya, mereka memindai kode QR dengan ponsel, lalu menonton iklan singkat dilayar ponsel. Setelah iklan selesai, dispenser akan mengeluarkan selembar tisu.

Baca juga : Sempat Melemah Tipis, IHSG Langsung Melesat Pagi Ini

Kalau tidak mau menonton iklan, ada pilihan lain yaitu dengan membayar 0,5 yuan (sekitar Rp 1.100) untuk setiap potong tisu yang dibutuhkan.

Dilansir Oddity Central, China saat ini sedang memasuki era pariwisata nasional yang pesat. Fasilitas umum juga terus diperbaiki, termasuk fasilitas toilet umum.

Baca juga : Demo DPR Ricuh, Pengguna Jasa TransJakarta Wajib Tahu Informasi Ini

“Teknologi telah berkembang lebih jauh dengan dispenser tisu toilet yang memutar iklan untuk mengeluarkan potongan tisu,” penjelasan video yang diunggah China Insider pada awal September 2025.

Pada 2017, mereka pakai alat pemindai wajah yang hanya mengizinkan satu orang mengambil tisu setiap 9 menit. Lalu pada tahun 2019, mereka memakai teknologi kecerdasan buatan agar dispenser hanya mengeluarkan tisu setiap 10 menit per orang.

Baca juga : Mau Rawat Pengungsi Gaza, Menlu Bantah Lobi Israel

Namun, sistem iklan ini menimbulkan pertanyaan. Bagaimana kalau ada orang yang ingin ke toilet tapi tidak bawa ponsel, atau baterai ponselnya habis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.