Dark/Light Mode

Dubes Muhsin Syihab Serahkan Surat Kepercayaan Ke Gubernur Jenderal Kanada

Selasa, 16 September 2025 16:47 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab (kedua kiri) dan Gubernur Jenderal Kanada Mary May Simon (tengah) seusai penyerahan Surat Kepercayaan di Rideau Hall, Ottawa, Kanada, Senin, 15 September 2025. (Foto KBRI Ottawa)
Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab (kedua kiri) dan Gubernur Jenderal Kanada Mary May Simon (tengah) seusai penyerahan Surat Kepercayaan di Rideau Hall, Ottawa, Kanada, Senin, 15 September 2025. (Foto KBRI Ottawa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persahabatan Indonesia–Kanada memasuki babak baru dengan penyerahan Surat Kepercayaan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab, Senin (15/9/2025). Momen penting ini menjadi simbol pengakuan resmi negara penerima atas Perwakilan Diplomatik Indonesia dan menandai perputaran roda diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Dubes Muhsin.

Dikutip dari keterangan tertulis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa, Kanada, Selasa (16/9/2025), Surat Kepercayaan diserahkan langsung kepada Gubernur Jenderal Kanada Mary May Simon di Rideau Hall. Prosesi kenegaraan juga diikuti tiga duta besar negara sahabat lainnya, yaitu Kosta Rika, Mauritania, dan Filipina.

Dalam sambutannya, Gubernur Jenderal Simon memberikan ucapan selamat kepada keempat Duta Besar. "Anda tiba di Kanada pada saat kolaborasi lintas batas semakin krusial daripada sebelumnya," ujarnya.

Di berbagai belahan dunia, lanjutnya, semua negara menyaksikan berbagai disrupsi, tetapi sesungguhnya juga terdapat peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan.

"Dengan semangat itu, Kanada siap menjadi mitra kerja sama bagi negara Anda," ungkap Gubernur Jenderal Simon.

Salam dari Prabowo

Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Tukar Pikiran Bareng Akademisi Indonesia Di Montreal

Setelah proses resmi, Simon dan Dubes Muhsin melakukan pertemuan empat mata dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam pertemuan tersebut, Dubes Muhsin menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto dan harapan dapat meningkatkan hubungan bilateral.

Lebih lanjut, keduanya menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, lingkungan hidup, serta sosial budaya.

Terkait kerja sama ekonomi, Gubernur Jenderal Simon dan Dubes Muhsin menggarisbawahi telah selesainya negosiasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA) pada akhir tahun lalu. Kesepakatan ini menjadi milestone ekonomi penting bagi perluasan kerja sama strategis Indonesia-Kanada, khususnya dalam menggali potensi yang belum tergarap (untapped potentials).

“Semoga ICA-CEPA dapat segera ditandatangani dan diratifikasi guna implementasi pada berdampak positif bagi peningkatan volume perdagangan dan investasi kita," harap Dubes Muhsin.

Pada 2024, total nilai perdagangan Indonesia-Kanada naik 3,16 persen dibandingkan 2023. Beberapa komoditas ekspor utama Kanada ke Indonesia adalah potassium dan gandum. Sedangkan komoditas ekspor utama Indonesia ke Kanada mencakup perlengkapan mesin dan karet alam. Sementara itu, aliran investasi Kanada ke Indonesia naik 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp 70 Juta ke Keluarga Affan Kurniawan

Di bidang people-to-people contact, Dubes Muhsin menekankan banyaknya kesamaan antara Indonesia dan Kanada. Mulai dari nilai-nilai demokrasi yang diusung kedua negara, pluralisme dan multikulturalisme yang tumbuh subur, hingga nilai toleransi yang mengakar kuat di kedua masyarakat.

Meningkatnya hubungan antarmasyarakat dapat terlihat dari tren positf pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan Kanada ke Indonesia. Badan Pusat Statistik Indonesia mencatat terus meningkatnya kunjungan warga negara Kanada ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, yaitu 36.042 (2022), 83.696 (2023), dan 87.875 (2024).

“Kami dengan senang mencatat semakin banyaknya penduduk Kanada yang berkunjung ke Indonesia. Pada akhir 2025, diperkirakan lebih dari 100 ribu wisatawan Kanada akan berkunjung ke Indonesia," pungkasnya.

Selepas pertemuan empat mata dengan Gubernur Jenderal Simon, Dubes Muhsin bersama keluarga dan pejabat KBRI Ottawa berkesempatan mengenal lebih dekat sejarah kediaman resmi Gubernur Jenderal, Rideau Hall—sebuah simbol demokrasi dan tradisi Kanada.

Selanjutnya, Dubes Muhsin meninggalkan Rideau Hall untuk kembali ke Wisma Duta dan melakukan ramah tamah sederhana bersama keluarga besar KBRI Ottawa.

Baca juga : Bentuk Solidaritas, Iwakum Serahkan Santunan untuk Keluarga Affan Kurniawan

Dubes Muhsin menegaskan bahwa penyerahan Surat Kepercayaan ini bukan hanya seremonial, melainkan tonggak awal penguatan hubungan Indonesia-Kanada. Penyerahan Surat Kepercayaan ini digelar sekitar 2,5 bulan setelah kedatangan Dubes Muhsin di Ottawa pada akhir Juni 2025.

Sebagai catatan, Muhsin Syihab merupakan Duta Besar RI ke-21 untuk Kanada sejak hubungan diplomatik kedua negara terjalin pada 9 Oktober 1952.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.