Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes UEA Dukung Kerja Sama Budaya & Pertukaran Intelektual
Jumat, 3 Oktober 2025 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdullah Salem AlDhaheri berkomitmen memperkuat kerja sama budaya dan pertukaran intelektual antara UEA dengan Indonesia. Hal ini dia tunjukkan melalui kunjungannya ke stan TRENDS Research & Advisory pada pembukaan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2025 yang berlangsung pada 24 - 28 September 2025.
Dalam kunjungan kehormatannya, Dubes AlDhaheri hadir mendampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Keduanya disambut Chief Executive Officer (CEO) TRENDS Research & Advisory Mohammed Abdullah Al-Ali, Direktur Departemen Distribusi dan Pameran di TRENDS Research & Advisory Rawdha Al Marzouqi dan perwakilan dari Universitas Mohamed bin Zayed for Humanities.
TRENDS Research & Advisory adalah sebuah lembaga think tank independen yang berbasis di Abu Dhabi, UEA. Kunjungan Dubes UEA sekaligus menjadi simbol penguatan kerja sama antara dua negara dalam bidang ilmu pengetahuan, budaya, dan literasi global.
“Partisipasi TRENDS dalam IIBF ini mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi Uni Emirat Arab, yaitu keterbukaan, pengetahuan, dan kolaborasi global,” kata AlDhaheri dalam pernyataannya, Rabu (24/9/2025).
Baca juga : Dubes RI Untuk Chile Vedi Kurnia Buana Perkenalkan Seni & Budaya Nusantara
Dubes AlDhaheri meninjau langsung koleksi riset strategis dan publikasi ilmiah yang dipamerkan TRENDS. Dia juga berdiskusi mengenai peran lembaga tersebut dalam membangun dialog antarbudaya dan memperkuat pemahaman lintas peradaban.
“Kami sangat mendukung langkah-langkah strategis seperti ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan institusi akademik di Indonesia,” ujarnya.
Sebagai Duta Besar non-residen UEA untuk Republik Demokratik Timor Leste dan ASEAN, AlDhaheri juga melihat IIBF sebagai platform strategis yang dapat menjadi jembatan pengetahuan antara Asia Tenggara dan dunia Arab.
Dia menegaskan, budaya adalah salah satu fondasi paling kokoh dalam memperkuat hubungan bilateral dan regional. Budaya juga membuka jalan untuk kolaborasi di sektor lain seperti pendidikan, riset, dan teknologi.
Baca juga : Dubes China Wang Lutong Happy Budaya Negaranya Populer Di Indonesia
Sementara, Rawdha Al Marzouqi menambahkan, IIBF 2025 merupakan salah satu jendela budaya paling berpengaruh di kawasan ini. Keikutsertaan TRENDS merupakan peluang strategis untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat umum dan institusi akademik.
“Departemen Distribusi dan Pameran berkomitmen menghadirkan berbagai publikasi terbaru dalam dua bahasa (Arab dan Inggris) yang membahas isu-isu penting dan relevan bagi para peneliti serta pembaca di Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga : Dubes RI Untuk Lebanon Dicky Komar Perkuat Kerja Sama Ekonomi Bilateral
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya