Dark/Light Mode

Dubes Muhsin Syihab Kunjungi Kampus McGill & Universite Laval

Jumat, 14 November 2025 07:15 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab (ketiga kanan) saat melakukan kunjungan ke McGill University. (Foto KBRI Ottawa)
Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab (ketiga kanan) saat melakukan kunjungan ke McGill University. (Foto KBRI Ottawa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tak hanya sibuk mengurus politik dan ekonomi, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab juga gencar meningkatkan kerja sama pendidikan dengan membangun jembatan pengetahuan antara kedua negara.

Diplomat senior ini percaya, kekuatan bangsa bukan cuma di meja perundingan, tapi di ruang kelas dan laboratorium. Karena itu, dia turun langsung menyapa dunia akademik Kanada, memperkuat kerja sama riset, beasiswa, dan pertukaran pelajar.

“Pengetahuan dan informasi adalah kekuatan. Pendidikan menjadi landasan kemajuan di setiap masyarakat dan keluarga,” kata Dubes Muhsin, mengutip pesan mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, yang menjadi semangatnya dalam menjalankan diplomasi kampus.

Langkahnya sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney yang menempatkan sektor pendidikan sebagai fokus kerja sama strategis kedua negara, saat kedua kepala negara melakukan pertemuan bilateral di Ottawa, September lalu.

Pada pekan pertama November 2025, Dubes Muhsin memulai inisiatif tersebut dengan berkunjung ke dua universitas ternama di timur Kanada: McGill University di Montréal dan Université Laval di Québec City.

Baca juga : Macan Putih Janji Tampil Total Lawan Persebaya

Menurut keterangan pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa, kedua kampus ini dipilih karena rekam jejak akademiknya panjang dan memiliki keahlian yang relevan dengan kepentingan Indonesia di bidang riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

McGill University memiliki sejarah panjang terkait pendidikan Islam Indonesia melalui Institute of Islamic Studies (IIS). Tiga Menteri Agama RI pernah menimba ilmu di kampus ini. Yaitu H.M. Rasjidi (1946), Mukti Ali (1971–1978), dan Nasaruddin Umar (2024–sekarang).

Kedatangan Muhsin disambut hangat Presiden dan Wakil Rektor McGill University Deep Saini, Provost and Vice-Principal Academic at McGill University Christopher Manfredi, dan Vice President Global Engagement Anja Geitmann.

“McGill bukan cuma mitra, tapi bagian dari sejarah intelektual Indonesia. Untuk itu, kami mendorong revitalisasi hubungan McGill University dengan pihak-pihak terkait di Indonesia,” ujar Muhsin.

Dubes yang pernah bertugas di Swiss ini menegaskan kesiapan memperluas kerja sama antara McGill dan lembaga-lembaga pendidikan di Tanah Air.

Baca juga : Dubes Saudi Faisal Amodi Terima Kunjungan Gus Irfan, Bahas Persiapan Haji 2026

Sebagai tindak lanjut, Manfredi dijadwalkan mengunjungi Jakarta untuk menjajaki kerja sama dengan Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri RI dan sejumlah universitas di Tanah Air.

Saat ini, McGill University menempati peringkat ke-27 dunia dan pertama di Kanada versi TopUniversities.com dan telah memiliki dua Nota Kesepahaman dengan Universitas Indonesia dan RSAB Harapan Kita.

Dalam kunjungan terpisah, Dubes Muhsin dan tim KBRI Ottawa bertemu Direktur IIS Khalid M. Medani, serta meninjau koleksi buku IIS dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“IIS perlu memberdayakan alumni di Indonesia untuk mempererat kerja sama dengan berbagai pihak, karena banyak di antara mereka kini menduduki posisi strategis,” kata terang Muhsin.

Khalid menyambut baik gaga¬san tersebut dan menyatakan ketertarikan untuk bekerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia. Mencakup program beasiswa, seminar akademik, penelitian kolaboratif, dan pertukaran dosen serta mahasiswa.

Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Serahkan Surat Kepercayaan Ke Gubernur Jenderal Kanada

Selain McGill, Dubes Muhsin juga menjajaki kerja sama dengan Université Laval, universitas tertua berbahasa Prancis di Kanada. Kampus itu unggul di bidang lingkungan, energi, dan tata kelola publik, bidang strategis bagi pembangunan Indonesia.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.