Dark/Light Mode

Sampaikan Salam Prabowo Di KTT G20

Gibran Bawa MBG Dan QRIS Ke Meja Konferensi Dunia

Senin, 24 November 2025 07:50 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan (kedua kiri), Presiden Australia Anthony Albanese (kedua kanan), Presiden Korea Selatan Lee Jaemyung (tengah) dan sejumlah pemimpin negara lainnya, saat menghadiri MIKTA Leaders’ Gathering di sela gelaran KTT G20, Afrika Selatan, Sabtu (23/11/2025). (Foto: Setwapres)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan (kedua kiri), Presiden Australia Anthony Albanese (kedua kanan), Presiden Korea Selatan Lee Jaemyung (tengah) dan sejumlah pemimpin negara lainnya, saat menghadiri MIKTA Leaders’ Gathering di sela gelaran KTT G20, Afrika Selatan, Sabtu (23/11/2025). (Foto: Setwapres)

 Sebelumnya 
“QRIS menunjukkan bagaimana solusi digital sederhana dan berbiaya rendah bisa mendorong partisipasi ekonomi dan mengurangi kesenjangan,” tegasnya. 

Ia menambahkan, Indonesia mengalokasikan 2,5 miliar dolar AS per tahun untuk mendukung UMKM hijau, asuransi pertanian, dan pembangunan infrastruktur hijau. 

Gibran juga menyinggung teknologi baru seperti aset kripto dan token digital yang membawa peluang sekaligus risiko. Ia mengusulkan G20 menginisiasi dialog economic intelligence untuk memahami dinamika ekonomi digital global. 

Baca juga : Tolak Mundur Dari Ketum PBNU, Gus Yahya Melawan

Mantan Wali Kota Solo itu kembali menekankan sikap Indonesia: menolak kemitraan global yang menciptakan ketergantungan. “Yang namanya kerja sama harus menyejahterakan dan memberdayakan,” tegasnya. 

Gibran juga menyuarakan krisis kemanusiaan di Gaza, Ukraina, Sudan, dan sejumlah wilayah konflik lain. “Dunia tidak boleh menormalisasi penderitaan yang sebenarnya dapat dicegah,” katanya lugas. 

Hari kedua KTT, Minggu (23/11/ 2025), Gibran berbicara tentang artificial intelligence (AI) hingga krisis mineral kritis. Di semua sesi, Gibran tampil fasih berbahasa Inggris dengan suara bariton khas, sesekali mengepalkan tangan dan mendapat tepuk tangan para delegasi. Sorotan berbagai media menyebutnya “membawa energi baru diplomasi Indonesia”. 

Baca juga : Setahun, Program Prioritas Pemerintah Habiskan 611 T

Selain berpidato, Gibran aktif melakukan diplomasi bilateral dengan pemimpin Ethiopia, Vietnam, Angola, Finlandia, hingga perwakilan WTO dan UNCTAD. Ia juga hadir dalam pertemuan MIKTA yang beranggotakan Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia. 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang ikut dalam kegiatan memuji performa Gibran. Menurutnya, Wapres konsisten menekankan bahwa MBG adalah model efektif membangun kemandirian pangan. 

“MBG mendorong pemanfaatan produk lokal, pemberdayaan petani dan peternak, serta memperluas kegiatan ekonomi hingga pelosok,” kata Airlangga. 

Baca juga : Gempur Gaza, Tewaskan 21 Orang, Israel Kumat Lagi

Ia menambahkan, Gibran menyoroti pentingnya reformasi sistem pembiayaan internasional agar lebih berpihak pada negara berkembang. Tanpa perubahan mendasar pada arsitektur keuangan global, negara berkembang akan terus menghadapi tekanan fiskal yang menghambat ruang pembangunan jangka panjang. 

Selain itu, lanjutnya, Wapres juga menekankan pentingnya inovasi digital murah, inklusif, dan berdampak luas. Wapres mencontohkan, QRIS sebagai solusi digital sederhana yang sukses diadopsi berbagai negara di Asia, termasuk Jepang dan Korea Selatan. QRIS dinilai dapat menjadi rujukan global untuk mempercepat integrasi sistem pembayaran lintas negara. 

“Selain itu, mendorong dimulainya dialog G20 mengenai ekonomi kecerdasan di tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan,” ungkap mantan Ketua Umum Partai Golkar itu. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.