Dark/Light Mode

Tiba di Pakistan, Prabowo Disambut Alunan Angklung Persembahan DWP KBRI Islamabad

Senin, 8 Desember 2025 16:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pakistan (Foto: Laras/RM)
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pakistan (Foto: Laras/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Pakistan, 8-9 Desember 2025. Presiden Prabowo tiba di Lapangan Udara (Lanud) Nur Khan, Islamabad pukul 12.30 waktu setempat, Senin, 8 Desember 2025.

Kedatangan Prabowo disambut lantunan alat musik tradisional khas Indonesia, angklung, yang dimainkan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Islamabad. Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI), yang terdiri dari mahasiswa maupun diaspora RI yang tinggal dan menetap di Pakistan, ikut menyambut.

"Ada tiga lagu yang kita pilih, yaitu Tanah Air, Halo-Halo Bandung, dan Maju Tak Gentar. Personelnya 15 orang, semua dari istri-istri yang dari embassy, ada lokal staff, ada home staff, jadi semuanya tergabung di Dharma Wanita Persatuan," ungkap Ketua DWP KBRI Pakistan yang juga istri dari Dubes Indonesia untuk Pakistan Tamara Yuanita 

Baca juga : Inter Pesta Gol, Sassuolo Bangkit: Persaingan Serie A Memanas

Kunjungan Prabowo ini atas undangan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif. Shehbaz Sharif sebelumnya berkunjung ke Indonesia pada 5-7 Oktober 2025. 

Pertemuan keduanya akan berlangsung di kediaman PM Pakistan, atau yang dikenal dengan Prime Minister's House, yang juga ada di red zone. Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari di Istana Kepresidenan Aiwan-e-Sadr, tak jauh dari Prime Minister's House. 

Duta Besar (Dubes) Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri mengatakan, kunjungan ini penting karena bertepatan dengan peringatan ke-75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara. Sebagai dua negara mayoritas Muslim besar, hubungan RI-Pakistan tidak hanya bersifat politis. Hubungan kedua negara didasari nilai bersama dalam agama, sejarah, dan solidaritas dunia Islam.

Baca juga : Usai Cek Bencana di Tapteng, Prabowo Lanjut ke Medan dan Aceh

"Kami telah menyiapkan program yang sangat komprehensif, yang mencakup pemahaman kerja sama di sektor ekonomi, sektor perdagangan, sektor pertahanan dan keamanan, serta pendidikan dan kesehatan yang akan sangat penting," kata Dubes Chaudhri, kepada Rakyat Merdeka. 

"Yang Mulia Presiden akan bertemu dengan Perdana Menteri dan Presiden Pakistan. Kami berharap kunjungan ini akan membawa era baru dalam persahabatan dan kerja sama Pakistan–Indonesia," lanjutnya. 

Tahun 2025 menandai 75 tahun hubungan diplomatik RI–Pakistan. Nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Pakistan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, perdagangan mencapai 4,2 miliar dolar AS (sekitar Rp 67,2 triliun). 

Baca juga : Tiba Di Tapanuli Tengah, Prabowo Cek Posko Dan Dapur Umum Korban Banjir

Tampak mendampingi Presiden Prabowo, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.