Dark/Light Mode

Dubes Mohammad Boroujerdi Jelaskan Situasi Negeri Mullah Sudah Tenang

Rabu, 21 Januari 2026 03:15 WIB
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi. Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan, situasi keamanan di kampung halamannya sudah kembali kondusif, usai gelombang demonstrasi beberapa pekan terakhir. Ketegangan di jalanan mereda dan kondisi sosial berangsur normal.

Dubes Boroujerdi menyampaikan pernyataan itu saat ditemui di sela-sela diskusi Outlook on Geopolitical Trends & Indonesian Foreign Policy 2026 di Sekretariat Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Jakarta, Senin (19/1/2026).

“Setelah beberapa pekan, alhamdulillah situasinya sangat tenang dan perdamaian telah kembali ke jalan-jalan dan ke seluruh negeri,” tuturnya.

Baca juga : Dubes RI Untuk Mesir Lutfi Rauf Gelar Gerakan Peduli Aceh & Sumatera

Aksi unjuk rasa di Iran pada 28 Desember 2025, awalnya dipicu oleh melemahnya nilai tukar riyal. Kemudian, berkembang menjadi kerusuhan. Dikabarkan, korban tewas mencapai 5.000 orang dalam protes yang berlangsung hampir tiga pekan.

Terkait keselamatan warga asing, Dubes Boroujerdi menegaskan, Pemerintah Iran memberikan jaminan perlindungan penuh. Termasuk kepada warga Indonesia.

“Saya bisa mengatakan bahwa situasi bagi warga asing di Iran sangat baik dan mereka aman,” ujar Dubes yang resmi bertugas di Indonesia pada 23 Oktober 2023 ini.

Baca juga : Dubes Rolliansyah Soemirat Lihat Kemajuan Teknologi Negeri Mullah Di IHIT

“Awalnya sempat khawatir. Saya lega setelah Pemerintah Iran menjamin keselamatan warga di tengah kondisi protes,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Iran akan membantu negara manapun yang ingin mengevakuasi warga mereka.

Menurut Dubes Boroujerdi, sejak awal gelombang protes pecah, Pemerintah Iran langsung memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan warga asing. Koordinasi dengan perwakilan negara sahabat juga terus dilakukan untuk memantau kondisi masing-masing warga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.