Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Rutinitas olahraga seorang perempuan berusia 70 tahun ini sukses mencuri perhatian. Namanya Roshni Devi, lansia asal India ini aktif berlatih di pusat kebugaran meski didiagnosis menderita radang sendi lutut atau knee arthritis.
Kisah Devi dibagikan influencer Aradhana Chatterjee melalui akun Instagram miliknya. Sejak usia 68 tahun, Devi rutin ke gym setiap hari.
Dalam video tersebut, Aradhana menjelaskan, Devi mampu melakukan deadlift seberat 60 kilogram (kg), squat 40 kg, serta leg press hingga 100 kg. Semua latihan itu dilakukan rutin, meski usianya tak lagi muda.
Devi mulai berolahraga setelah radang sendi membuatnya kesulitan berdiri dan berjalan. Atas dorongan sang anak, dia akhirnya memberanikan diri bergabung dengan gym.
Baca juga : Viral Penumpang Tunanetra Kecebur Got, TransJakarta Angkat Bicara
“Saya mulai latihan dengan beban lima kilogram,” kata Devi saat diwawancara BBC pada Mei 2025.
Seiring waktu, tubuhnya beradaptasi dan dia justru menjadi sangat kuat.
Melansir Hindustan Times, kini Devi dikenal dengan sebutan “Weightlifter Mummy”. Dia mengaku sudah tidak merasakan nyeri pada persendian dan kondisi tubuhnya jauh lebih baik.
Dalam video tersebut, Roshni juga mengungkapkan harapannya. “Keinginan saya adalah menjadi perempuan terkuat di India,” katanya.
Baca juga : Warga Sabang Dukung Penyegelan 250 Ton Beras Impor Ilegal
Lalu, apakah angkat beban aman dilakukan di usia lanjut? Menanggapi video tersebut, dokter ortopedi dan bedah olahraga, Santhosh Jacob, memberikan penjelasan.
Menurutnya, latihan beban sebenarnya aman dan bermanfaat bagi¬ lansia, asalkan dilakukan dengan tepat.
“Satu-satunya masalah, jika kondisi sendi Anda sudah sangat buruk, maka Anda memerlukan penanganan nyeri terlebih dahulu agar bisa mulai latihan beban,” ujarnya.
Jacob menekankan, operasi maupun tindakan lain sekadar menghilangkan rasa sakit. Tetapi seseorang harus berolahraga untuk dapat kembali bergerak dengan baik.
Baca juga : Warga Sabang Dukung Penindakan 250 Ton Beras Impor Ilegal
Dengan meningkatkan massa otot dan kepadatan tulang, pemicu utama arthritis dapat dikurangi. Kendati begitu, dia menekankan bahwa lansia yang melakukan latihan beban harus berkonsultasi dengan dokter dan didampingi ahli saat latihan.
“Jadi, mulailah mendorong ayah dan ibu Anda mengangkat beban mulai hari ini!” ajak Jacob.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya