Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kedubes AS Gelar Lokakarya Perkuat Kemitraan Pendidikan RI–Amerika Serikat
Jumat, 23 Januari 2026 18:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menyelenggarakan lokakarya kemitraan pendidikan, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini mempertemukan pejabat pemerintah dan perguruan tinggi Indonesia dengan institusi pendidikan tinggi dari Amerika Serikat.
Lokakarya menghadirkan para pakar dari University of California, Davis dan Purdue University. Mereka berbagi praktik terbaik serta model konkret dalam membangun kemitraan pendidikan yang kuat.
Para peserta Indonesia terdiri dari perwakilan-perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga. Yakni Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Energi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Baca juga : Prabowo Dan PM Inggris Perkuat Kemitraan Maritim Hingga Pendidikan
Ada juga dari Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pejabat pemerintahan kota Jakarta dan Samarinda, Komite Olimpiade Nasional Indonesia, dan sederetan universitas terkemuka di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kuasa Usaha ad interim (KUAI) Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter Haymond menggarisbawahi pentingnya kolaborasi akademik. Haymond juga menekankan bahwa AS adalah rumah bagi institusi pendidikan terbaik di dunia.
“Diskusi-diskusi substantif yang berlangsung selama lokakarya meletakkan dasar bagi kemitraan yang lebih mendalam dan langgeng dengan sekolah-sekolah di AS, yang akan menciptakan peluang-peluang baru bagi mahasiswa, akademisi, dan komunitas di seluruh Indonesia," terang Haymond.
Baca juga : Siswi SMA Taruna Nusantara Kagumi Komitmen Prabowo Di Bidang Pendidikan
Selama lokakarya, para peserta bertukar pandangan untuk menyelaraskan kerja sama akademik dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah. Termasuk pengembangan tenaga kerja, kolaborasi riset, inovasi, dan keterlibatan masyarakat.
Sebelumnnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset, dan teknologi dengan AS menerima Haymond di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), 22 Agustus 2025.
Pertemuan ini menghasilkan komitmen untuk memperkuat pertukaran mahasiswa dan dosen, mendukung program beasiswa bersama, serta memperluas kerja sama akademik di bidang prioritas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya