Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Israel Masih Ganas Serang Pemukiman Gaza
Selama Gencatan Senjata Ratusan Orang Meninggal
Senin, 2 Februari 2026 04:05 WIB
Sebelumnya
Israel mengumumkan membuka kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir pada Minggu (1/2/2026). Uji coba pengoperasian pelintasan dan perjalanan dua arah akan dilakukan hari ini.
Namun, lintasan itu hanya untuk orang dengan jumlah terbatas. Israel setuju mengizinkan hingga 150 orang setiap hari dapat mengakses pelintasan di Rafah tersebut. Arus barang dan bantuan kemanusiaan belum diizinkan untuk melewatinya.
Baca juga : Menlu RI dan 7 Negara Kecam Israel atas Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza
Bagi warga Palestina, Rafah dipandang sebagai jalur penyelamat, terutama bagi puluhan ribu orang yang membutuhkan perawatan medis di luar Gaza. Sebagian besar infrastruktur kesehatan di wilayah tersebut telah hancur akibat perang berkepanjangan, membuat rumah sakit setempat tak lagi mampu menangani korban luka dan pasien kritis.
Pembukaan perlintasan Rafah yang masih terbatas ini menjadi langkah besar pertama dalam fase kedua gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS). Pembukaan kembali perbatasan merupakan salah satu agenda paling krusial sekaligus sensitif dalam fase lanjutan tersebut. Isu lainnya mencakup demiliterisasi Jalur Gaza setelah hampir dua dekade berada di bawah kekuasaan Hamas, serta pembentukan pemerintahan baru untuk mengawasi proses rekonstruksi.
Baca juga : Kunker Ke Aceh Tamiang, Wapres Pastikan Pemulihan Pascabencana Berjalan Optimal
Namun, serangan Israel pada Sabtu menjadi pengingat bahwa jumlah korban jiwa di Gaza terus bertambah, meski kesepakatan gencatan senjata perlahan dijalankan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya