Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Listyowati Silaturahmi Kepada Menlu Touhid Hossain
Senin, 9 Februari 2026 07:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Bangladesh Listyowati melakukan Courtesy Call dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Bangladesh Touhid Hossain di Dhaka, Kamis (5/2/2026).
Ini adalah silaturahmi perdana Dubes Listyowati ke Kementerian Luar Negeri Bangladesh sejak penyerahan Surat Kepercayaan pada 22 Januari lalu.
Menurut keterangan tertulis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dhaka, Sabtu (7/2/2026), pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif.
“Kami menegaskan komitmen Indonesia dan Bangladesh untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade,” ujar diplomat yang pernah ngepos di Chicago, Amerika Serikat (AS) ini.
Baca juga : Dubes Listyowati Resmikan Gerai Ritel Alfamart Pertama Di Dhaka
Dalam kesempatan ini, Dubes Listyowati menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra dagang terbesar ketiga bagi Bangladesh. Sejumlah kerja sama utama kedua negara adalah di bidang perdagangan, investasi dan energi. Bangladesh juga merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Asia Selatan.
Sejalan dengan hal tersebut, Indonesia menilai bahwa penyelesaian Indonesia–Bangladesh Preferential Trade Agreement (PTA) menjadi langkah penting untuk memperdalam akses pasar dan menciptakan keseimbangan perdagangan.
“Untuk kerja sama energi, Indonesia mendorong optimalisasi implementasi Memorandum of Understanding on Energy Cooperation yang telah disepakati kedua negara,” sambung Dubes yang juga pernah bertugas di China ini. .
Dia menegaskan, Indonesia berkeinginan untuk lebih banyak terlibat dalam proyek energi strategis lainnya di Bangladesh. Dubes Listyowati juga menyampaikan, investasi Indonesia di Bangladesh terus menunjukkan perkembangan yang nyata.
Baca juga : Dave Laksono Silaturahmi dengan Sesepuh Kosgoro 1957, Bahas Soal Mubes
Antara lain melalui pembukaan gerai pertama jaringan ritel Alfamart pada 27 Januari 2026 dan keberlanjutan investasi PT Japfa Comfeed di sektor peternakan.
“Perkembangan ini mencerminkan prospek kerja sama ekonomi yang semakin kuat dan berkelanjutan. Serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” bebernya.
Selain kerja sama ekonomi, Dubes Listyowati menyampaikan prioritas penguatan kemitraan dalam kerangka Keketuaan Indonesia pada Developing Eight (D-8) periode 2026–2027. Termasuk pada bidang ekonomi halal, ekonomi biru, transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan.
Kedua pihak turut membahas penguatan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, sosial budaya, pendidikan, konektivitas, serta peningkatan people-to-people contact, sebagai fondasi penting bagi hubungan bilateral yang semakin komprehensif.
Baca juga : Dubes Dwisuryo Indroyono Soesilo Serahkan Surat Kepercayaan Ke Presiden Trump
Indonesia dan Bangladesh telah menjalin hubungan diploma¬tik sejak 1972. Hubungan tersebut terus berkembang secara positif di berbagai bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.
Pada 2027, Indonesia dan Bangladesh akan menandai peringatan 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Bangladesh. Tahun depan diharapkan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara yang berorientasi pada hasil nyataan saling menguntungkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya