Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Baru Sehari Dilantik Sudah Didemo, Beri Kesempatan Menkeu Bekerja
Rabu, 10 September 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Belum genap 24 jam dilantik, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah bikin polemik. Pernyataannya yang ceplas-ceplos menuai kritik hingga didemo mahasiswa. Purbaya buru-buru minta maaf dan minta diberi kesempatan untuk bekerja.
Usai melakukan serah terima jabatan, Selasa (9/9/2025) pagi, Purbaya langsung mengklarifikasi dan meminta maaf. “Kemarin kalau ada kesalahan saya mohon maaf, ke depan akan lebih baik lagi,” ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta.
Dia berjanji akan memperbaiki diri untuk lebih berhati-hati saat melontarkan pernyataan ke publik agar tidak menyakiti hati masyarakat. Purbaya mengakui, jabatannya sebagai Menkeu dengan LPS berbeda. Saat di LPS, ucapannya tidak terlalu menjadi sorotan publik.
Baca juga : Prabowo Sepanggung Lagi Dengan Xi Jinping Dan Putin
“Ternyata di Kemenkeu beda, salah ngomong langsung dipelintir sana sini,” jelasnya.
Ke depan, dia juga akan berupaya seoptimal mungkin untuk bisa menjadi Menteri Keuangan yang baik. Bahkan, dia tak segan untuk meminta masukan dari pendahulunya, Sri Mulyani Indrawati. Hal ini dilakukan semata agar kebijakan fiskal bisa berperan sebagai instrument yang kuat untuk menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Jadi ke depan tolong beri saya waktu untuk bekerja dengan baik. Nanti kalau sudah berapa bulan baru Anda kritik habis-habisan,” tukasnya.
Baca juga : Dikumpulkan Di Kertanegara, Kader Gerindra Dilarang Flexing
Pernyataan yang bikin heboh itu, awalnya dilontarkan Purbaya saat masuk kantor Kemenkeu, Senin (8/9/2025). Ia menyebut 17+8 Tuntutan Rakyat hanya suara segelintir masyarakat.
Purbaya pede bisa meredam “suara sumbang” lewat pertumbuhan ekonomi tinggi. “Kalau ekonomi tumbuh 6–7 persen, mereka bakal sibuk cari kerja dan makan enak, dibanding demo,” ujarnya percaya diri.
Ia juga menegaskan target pertumbuhan ekonomi 8 persen bakal dikejar habis-habisan, sesuai arahan Presiden Prabowo. “Kalau saya bilang besok bisa 8 persen, itu nipu. Tapi kita ke arah sana,” tegasnya.
Baca juga : Ucapkan Ultah, Gibran Hormat ke SBY
Mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara. Dia mengingatkan jabatan Menkeu bukan pekerjaan mudah. Kompleksitas global, disrupsi teknologi, dan tantangan struktural membuat posisi ini gampang diserang kritik.
“Selamat mengemban amanah. Menkeu harus jaga keuangan negara dan pimpin puluhan ribu pegawai Kemenkeu. Saya doakan Purbaya diberi kemudahan,” pesan Sri Mulyani.
Didemo Mahasiswa
Beberapa jam usai melakukan sertijab, sejumlah aktivis mahasiswa demo Purbaya di DPR. Aksi unjuk rasa yang digawangi BEM Universitas Indonesia (UI) meminta Presiden Prabowo Subianto segera mencopot sang bendahara negara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya