Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kanselir Jerman Friedrich Merz menutup kunjungan kenegaraannya ke China dengan mendatangi pusat riset dan produksi robot di Zhejiang, Kamis (26/2/2026).
Dalam kunjungannya ini, Merz melihat kemampuan robot buatan Unitree, salah satu perusahaan pembuat robot ternama di Negeri Tirai Bambu. Pada kesempatan itu, Merz disuguhi pertunjukan tinju antar-robot.
Dikutip dari akun Instagram Reuters, Kamis (26/2/2026), postingan kunjungan Merz ke pabrik robot mendapat banyak komentar.
Baca juga : Transformasi Jembatan Cibalubur: Dulu Roboh, Kini Kembali Berdiri Kokoh
“Tahu kan, kenapa Amerika Serikat (AS) terobsesi banget sama China,” celetuk Fransesco_genose10.
“Semoga robot China bisa menginvasi AS dan mencabut penjahat nomor satu di dunia. Orang berwarna oranye itu,” sindir victor_emerita.
Mayoritas netizen mengomentari betapa majunya perkembangan riset teknologi di China dibanding dengan AS. Mereka menyebut, China sebagai contoh negara yang sibuk memperbaiki diri daripada mengurusi urusan negara lain.
Baca juga : Kapal Tanker Pertamina Non Stop Antarkan Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera
“Eropa punya robot yang lebih canggih dari China. Sayangnya mereka tidak memproduksinya sekarang,” seloroh netizen.
“Kanselir tidak perlu pusing menilai, negara mana yang serius berkembang dan negara mana yang sok jago,” timpal netizen lain.
Sejak Desember 2025, China sudah kedatangan setidaknya enam pemimpin negara Barat yang ingin memperbaiki hubungan bilateral dengan Beijing. Selain Kanselir Merz, ada juga Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dan PM Kanada Mark Carney.
Baca juga : Simpanse Kecanduan Nonton Video Via HP
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya