Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Minta Maaf Rudalnya Sampai Ke Negara Tetangga
Presiden Iran: Kami Cuma Serang Fasilitas Milik AS
Senin, 9 Maret 2026 06:10 WIB
Sebelumnya
Sementara, Presiden AS Donald Trump makin ngotot menyerang Iran. Dikutip dari akun media sosialnya, Truth Social, Trump mengancam akan menargetkan lebih banyak pejabat Iran. “Hari ini Iran akan dihantam dengan sangat keras!” tulis Trump.
Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf menegaskan, selama pangkalan AS masih ada di kawasan, perdamaian sulit tercapai.
“Kebijakan pertahanan kami konsisten. Jika kekerasan yang anda impikan, itu yang akan anda dapat,” ancam Ghalibaf dikutip dari WANA, Minggu (8/3/2026).
Tambah Kapal Induk
Baca juga : Yuki Kato, Asbun Jawab Pertanyaan Kapan Nikah
Trump dikabarkan sedang bersiap untuk mengerahkan kapal induk ketiga ke Timur Tengah. Kapal itu diperkirakan berlayar dalam waktu dekat dari lepas pantai Pulau Hatteras, North Carolina. Dalam laporan Fox News, Jumat (6/3/2026), kapal USS George HW Bush milik Angkatan Laut AS telah merampungkan persiapan pada Kamis (5/3/2026), untuk berangkat ke Mediterania Timur.
Dilansir dari Anadolu Agency, USS George HW Bush akan diiringi sejumlah kapal perusak berpeluru kendali. Kapal ini juga dilengkapi puluhan pesawat tempur.
Saat ini, dua kapal induk AS berada di Timur Tengah dan terlibat dalam perang melawan Iran. Kapal induk USS Abraham Lincoln terdeteksi aktif di Laut Arab. Sedangkan kapal induk USS Gerald R. Ford beroperasi di Laut Merah.
Baca juga : Perang Teluk Makin Panas, Rudal Iran Bombarbir Langit Tel Aviv
AS dan Israel berperang dengan Iran sejak 28 Februari 2026. Serangan brutal AS-Israel telah menewaskan lebih dari 1.300 orang di Iran. Termasuk 150 siswi dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan menyerang berbagai wilayah Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah. Iran juga menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz yang dicap terkait dengan AS-Israel. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 9 Maret 2026 dengan judul "Minta Maaf Rudalnya Sampai Ke Negara Tetangga, Presiden Iran: Kami Cuma Serang Fasilitas Milik AS"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya