Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Iran Konfirmasi Gugurnya Kepala Dewan Keamanan Nasional Ali Larijani
Rabu, 18 Maret 2026 09:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Iran resmi mengkonfirmasi gugurnya Kepala Dewan Keamanan Nasional Ali Larijani (58) dalam konflik Timur Tengah yang telah memasuki pekan ketiga, Rabu (18/3/2026). Kabar ini sebelumnya telah disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz bersamaan dengan meninggalnya Komandan Pasukan Basij, Gholamreza Soleimani, Selasa (17/3/2026).
Konflik Timur Tengah pecah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026, dan mengakibatkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari yang sama.
Baca juga : Israel Klaim Pemimpin Keamanan Tertinggi Iran Ali Larijani Tewas Terbunuh
"Jiwa-jiwa suci para syuhada merangkul jiwa suci hamba Allah yang saleh: Syahid Dr. Ali Larijani, yang seumur hidupnya berjuang untuk kemuliaan Iran dan Revolusi Islam, akhirnya mencapai keinginan lamanya," demikian pernyataan Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang dipublikasikan Tasnim, Rabu (18/3/2026).
Pernyataan tersebut juga menegaskan, Ali Larijani meraih status mulia sebagai martir dalam pengabdian kepada tanah airnya. Disebutkan pula, saat ini Ali Larijani telah bergabung dengan imam para syuhada Ramadan: Amirul Mukminin, Imam Ali (AS), Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan gurunya Ayatollah Morteza Motahari, beserta para sahabatnya yang gugur, Seyed Hassan Nasrallah dan Letnan Jenderal Qassem Soleimani.
Baca juga : Penerbangan Melonjak, AirNav Indonesia Perkuat Kesiapan Operasional Lebaran
“Hingga saat-saat terakhir hidupnya yang penuh berkah, beliau mengabdikan diri pada kemuliaan firman Allah dan berdedikasi pada kebanggaan dan kemajuan Iran tercinta. Beliau secara konsisten mengajak dan menasihati rakyat dan para pejabat untuk bersatu dan bersolidaritas melawan musuh yang haus darah. Akhirnya, pada fajar di salah satu hari bulan suci Ramadan, bersama putranya yang setia: Morteza, dan sekelompok pengawalnya yang gagah berani, mencapai derajat kesyahidan yang mulia," papar pernyataan tersebut.
Pernyataan itu selanjutnya mengatakan bahwa kemenangan mutlak menanti para mujahidin di jalan kebenaran, dan kesyahidan ini akan membuat bangsa Iran dan umat Muslim lebih bertekad untuk terus berada di jalan orang-orang saleh.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Kemantapan Jalan Nasional Capai 93,5 Persen Siap Dilalui Pemudik
“Semoga kemartirannya membawa sukacita baginya, karena perjuangannya selama bertahun-tahun ini layak mendapatkan pencapaian besar ini. Semoga kenangannya abadi dan jalannya diikuti oleh banyak orang," pungkas pernyataan tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya