Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KNPI Desak PBB Tindak Tegas Israel
Kamis, 2 April 2026 07:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mendesak dunia internasional bertindak tegas menyusul tewasnya prajurit Tentara Nasional Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon akibat serangan militer Israel. Insiden ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Ketua Umum DPP KNPI, Tantan Taufik Lubis, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa para prajurit yang gugur merupakan bagian dari penjaga perdamaian dunia yang seharusnya mendapatkan perlindungan.
“Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian pelanggaran dan tindakan brutal yang terus dilakukan oleh tentara pendudukan Israel tanpa menghormati hukum internasional maupun prinsip-prinsip kemanusiaan. Para korban ini kini bergabung dalam deretan panjang syuhada yang menjadi sasaran di Gaza dan Lebanon,” ujar Tantan dalam keterangan resminya.
Baca juga : Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp 1,8 M dari Pemerintah dan PBB
KNPI menilai serangan tersebut membuktikan tidak adanya penghormatan terhadap pasukan penjaga perdamaian internasional United Nations Interim Force in Lebanon. Kondisi ini sekaligus menunjukkan bahwa wilayah konflik sudah tidak lagi memiliki zona aman, bahkan bagi pasukan internasional.
Lebih lanjut, KNPI menegaskan bahwa tindakan militer Israel secara konsisten melanggar norma kemanusiaan dan kesepakatan internasional. Karena itu, mereka mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera mengambil langkah konkret.
“PBB harus bergerak dan memberikan sanksi tambahan yang jauh lebih keras terhadap militer Israel. Perilaku ini tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi hukum yang tegas,” tegas Tantan.
Baca juga : Tiga Prajurit TNI Gugur Di Lebanon, BAZNAS Sampaikan Duka Mendalam
Sementara itu, Komandan Brigade Pemuda Nasional, Arief Darmawan, menyerukan persatuan negara-negara Islam dalam merespons situasi tersebut.
“Kami menyerukan negara-negara Islam untuk bersatu dan angkat senjata berjihad melawan penjajah Israel. Pemuda Islam harus menjadi garda terdepan perjuangan melawan kolonialisme yang dilakukan secara terang-terangan di depan mata dunia,” ujarnya.
Pernyataan ditutup dengan doa bagi para prajurit yang gugur agar mendapat tempat terbaik, serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya