Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Puluhan Ribu Jemaah Haji Tiba Di Madinah
SUB-32 Rasakan Manfaat Travel Kit Wapres Gibran
Sabtu, 2 Mei 2026 14:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Laporan Muhammad Rusmadi Dari Tanah Suci Makkah
Arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, terus meningkat. Hingga Sabtu (2/5/2026) pagi, tercatat sebanyak 174 kelompok terbang (kloter) dengan total 67.683 jemaah telah tiba di Tanah Suci.
Baca juga : Hari Ke-6, 20.330 Jemaah Haji Tiba Di Madinah
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir menyebutkan, dari jumlah tersebut terdapat 14.650 jemaah lanjut usia (lansia). Dia juga mengapresiasi kinerja para petugas yang dinilai mampu memberikan layanan optimal meski sebagian baru pertama kali bertugas.
“Saya sangat apresiasi kinerja teman-teman di bandara. Koordinasi berjalan baik dan pelayanan kepada jemaah sejauh ini sangat prima,” ujar Abdul Basir.
Di tengah derasnya kedatangan tersebut, Kloter 32 Embarkasi Surabaya (SUB-32) turut menjadi bagian dari gelombang jemaah yang tiba dengan selamat.
Baca juga : Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, Proses Layanan Haji Terpadu Makin Cepat
Pesawat Saudia Airlines bernomor SV 5447 yang mengangkut rombongan asal Tulungagung dan Lamongan ini mendarat pada Kamis (30/4/2026) pukul 22.55 Waktu Arab Saudi.
Sejak keberangkatan, jemaah SUB-32 telah merasakan sejumlah kemudahan. Selain melalui layanan Makkah Route (fast track) yang mempercepat proses imigrasi, mereka juga dibekali travel kit kesehatan dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, saat pelepasan di Bandara Juanda Surabaya.
Setibanya di Madinah, para jemaah mengaku terbantu dengan paket kesehatan tersebut selama perjalanan panjang.
Baca juga : Jelang Musim Haji, BSI Siagakan Layanan Operasional di 22 Embarkasi
“Ini dari Pak Gibran, isinya obat-obatan. Terima kasih, saya sangat gembira,” ujar Sulaiman, jemaah asal Lamongan.
Ketua Kloter SUB-32, Supriyadi Nursalam, mengatakan travel kit tersebut sangat bermanfaat, terutama untuk mengatasi kondisi tubuh selama penerbangan sekitar sembilan jam.
“Banyak jemaah sudah memanfaatkan obat-obatan, terutama obat masuk angin karena suhu dingin di pesawat,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya