Dark/Light Mode

Diplomasi Pendidikan

Pelajar SMK Ibu Kartini Semarang Dan Malaysia Adu Gagasan Di IISEP 2026

Selasa, 5 Mei 2026 15:02 WIB
Pelajar SMK Ibu Kartini Semarang dan Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Bandar Samariang, Kuching, Sarawak, Malaysia, mengikuti forum diskusi IISEP secara hybrid, Selasa (5/5/2026). (Foto Basnur Academy)
Pelajar SMK Ibu Kartini Semarang dan Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Bandar Samariang, Kuching, Sarawak, Malaysia, mengikuti forum diskusi IISEP secara hybrid, Selasa (5/5/2026). (Foto Basnur Academy)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ibu Kartini Semarang dan Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Bandar Samariang, Kuching, Sarawak, Malaysia, mengikuti 1st Indonesian International Student Exchange Program (IISEP). Berupa forum diskusi antarbangsa secara hybrid (luring dan daring), Selasa (5/5/2026).

Forum bertema “Membangun Generasi Muda Emas Dunia melalui Kegiatan Go Global” ini membahas berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, lingkungan, seni budaya, kuliner, hingga pariwisata dari kedua negara.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar adu gagasan, menyampaikan paparan, tanggapan, serta terlibat dalam sesi tanya jawab.

Baca juga : Kisah Pengabdian Ginandjar Kartasasmita Dari Masa Ke Masa Dibukukan

Forum yang diikuti sekitar 100 pelajar dan terbuka untuk umum ini diselenggarakan Basnur Academy bekerja sama dengan SMK Ibu Kartini Semarang dan SMK Bandar Samariang Kuching, dengan dukungan Konsulat Jenderal RI di Kuching, Malaysia.

Founder Basnur Academy, Al Busyra Basnur, dalam sambutannya mengatakan bahwa forum ini bertujuan membangun persahabatan dan komunikasi antarpelajar Indonesia dan Malaysia, meningkatkan wawasan regional dan global, serta memperkenalkan budaya masing-masing negara.

Setelah forum diskusi, pelajar dari kedua negara akan melakukan kunjungan timbal balik ke sekolah dan negara masing-masing.

Baca juga : Geely Pamerkan Lini Kendaraan Elektrifikasi Di IIMS 2026

“Ini merupakan bagian penting dari diplomasi publik yang memperkuat hubungan antarbangsa, khususnya melalui peran pelajar di kedua negara,” kata Al Busyra, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, forum ini juga bermanfaat bagi para guru pendamping untuk bertukar pikiran dan berdiskusi secara mendalam, terutama terkait isu-isu pendidikan regional dan global.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Konsul Jenderal RI di Kuching, Dr. Abdullah Zulkifli; perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Andang Fitriadi; Kepala SMK Ibu Kartini Semarang, Muhdlor; serta Kepala SMK Bandar Samariang Kuching, Encik Kamel bin Haji Achong.

Baca juga : Habiburokhman: Pasal Penghinaan Presiden di KUHP Baru Kini Hanya Delik Aduan

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.