Dark/Light Mode

Kemenhaj Siapkan Konsumsi Siap Santap Armuzna

Senin, 18 Mei 2026 21:31 WIB
Jemaah haji Indonesia saat tiba di Makkah, Arab Saudi. [Foto: MCH 2026]
Jemaah haji Indonesia saat tiba di Makkah, Arab Saudi. [Foto: MCH 2026]

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Laporan Muhammad Rusmadi & Tim Media Center Haji, Makkah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan layanan konsumsi secara optimal bagi jemaah haji Indonesia menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca juga : Kemenag Tekankan Spirit Kiai Wahab untuk Pesantren dan NKRI

Penguatan layanan dilakukan untuk menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta kenyamanan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi hingga hari ke-28 berlangsung lancar dengan dukungan petugas di seluruh titik layanan.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-28 operasional haji, layanan bagi jemaah berjalan dengan baik. Saat ini fokus kami memperkuat kesiapan menghadapi Armuzna, termasuk memastikan layanan konsumsi tersedia secara maksimal untuk menjaga stamina dan kesehatan jemaah,” ujar Maria di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca juga : Skema Murur Disiapkan Demi Keselamatan Jemaah Haji

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 464 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 179.463 jemaah dan 1.851 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 455 kloter dengan 175.682 jemaah dan 1.820 petugas sudah tiba di Makkah.

Sementara kedatangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, tercatat mencapai 190 kloter dengan total 72.904 jemaah dan 759 petugas.

Selain itu, sebanyak 12.180 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal.

Baca juga : Konsumen Cerdas Jadi Kunci Daya Saing Produk

Menurut Maria, fase Armuzna menjadi salah satu tahapan paling padat dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga membutuhkan kesiapan layanan yang cepat, aman, dan terukur, termasuk dalam penyediaan konsumsi.

“Fase Armuzna merupakan fase yang sangat padat dan kompleks. Karena itu, layanan konsumsi harus dipastikan berjalan optimal. Konsumsi bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan dan stamina jemaah agar dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.