Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Vladimir Putin Tiba di China 4 Hari Setelah Donald Trump Kembali Ke AS
Rabu, 20 Mei 2026 06:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Beijing pada Selasa (19/5/2026) malam, untuk kunjungan kenegaraan pada 19-20 Mei 2026 atas undangan Presiden China Xi Jinping.
Kunjungan ke-25 Putin ke China ini dilakukan, empat hari setelah Trump meninggalkan Negeri Tirai Bambu pada 15 Mei 2026.
Melansir Kremlin, Putin disambut sebagai tamu kehormatan di Beijing Capital International Airport. Bendera nasional Rusia dan China dikibarkan untuk menghormatinya, barisan pasukan kehormatan telah disiapkan, dan sekelompok anak sekolah serta mahasiswa China hadir menyambut kedatangan Putin.
Baca juga : Menlu Iran Salip Trump
Pemimpin Rusia itu disambut oleh Menteri Luar Negeri China sekaligus Direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Komite Sentral Partai Komunis China (PKC) Wang Yi, Wakil Menteri Luar Negeri China Zhang Hanhui, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Republik Rakyat China Igor Morgulov, serta para pejabat senior dari institusi diplomatik Rusia.
Putin langsung berjabat tangan dengan mereka yang datang menyambutnya. Saat berjalan menuruni tangga pesawat menyusuri karpet merah, anak-anak dan para mahasiswa meneriakkan kata “Selamat datang!” dalam bahasa Mandarin.
Setelah upacara penyambutan singkat itu selesai, Putin menaiki mobil kepresidenan Aurus Senat dan berangkat menuju wisma negara yang disediakan untuknya.
Baca juga : Kloter Pertama Tiba Besok di Madinah, Jemaah Haji Pakai Fasilitas Fast Track
Pemimpin Rusia tersebut biasanya bepergian dengan mobil pribadinya yang menggunakan pelat nomor Rusia, bahkan ketika melakukan kunjungan ke luar negeri. Kali ini pun demikian. Dia membawa limusin kepresidenan khusus dari Rusia, namun plat nomornya diganti dengan plat nomor China.
China Sambut Baik Kedatangan Putin
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Guo Jiakun mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan kenegaraan Presiden Putin ke China.
“China dan Rusia adalah mitra strategis komprehensif yang berkoordinasi untuk era baru,” ujarnya seperti dikutip situs resmi Kementerian Luar Negeri China, Selasa (19/5/2026).
Baca juga : Persebaya Vs Persita: Bruno Paraiba Makin Bugar, Siap Kembali Cetak Gol
Jiakun menambahkan, selama kunjungan Putin, kedua presiden akan bertukar pandangan tentang hubungan bilateral, kerja sama di berbagai bidang, dan isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
“Kami sangat yakin bahwa di bawah bimbingan strategis Presiden Xi dan Presiden Putin, persahabatan abadi China-Rusia akan menikmati dukungan rakyat yang lebih besar lagi. Kaum muda kedua negara akan bergandengan tangan dan menyuntikkan vitalitas baru ke dalam kemitraan strategis komprehensif kita untuk era baru,” papar Jiakun.
Tahun ini menandai ulang tahun ke-30 pembentukan kemitraan koordinasi strategis China-Rusia dan peringatan 25 tahun China-Russia Treaty of Good-Neighborliness and Friendly Cooperation.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya