Dark/Light Mode

Dubes Susi Marleny Promosikan Cita Rasa Nusantara Di Lisabon

Kamis, 4 Juni 2026 07:20 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Portugal Susi Marleny Bachsin (kiri) di ajang Mercado Culinário Indonésio 2026, KBRI Lisabon, Portugal, Sabtu (30/5/2026). (Foto KBRI Lisabon)
Duta Besar Indonesia untuk Portugal Susi Marleny Bachsin (kiri) di ajang Mercado Culinário Indonésio 2026, KBRI Lisabon, Portugal, Sabtu (30/5/2026). (Foto KBRI Lisabon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aromq rempah khas Indonesia memenuhi halaman belakang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lisabon, Portugal, Sabtu (30/5/2026). Ratusan pengunjung antusias mencicipi beragam hidangan Nusantara dalam ajang Mercado Culinario Indonesio 2026.

Perhelatan ini memadukan kuliner, budaya dan kehangatan persahabatan antara Indonesia dan Portugal. Acara ini mendukung program nasional Spice Up the World yang bertujuan mengenalkan kuliner Indonesia di kancah internasional.

Sekitar 570 pengunjung hadir dalam kegiatan ini. Stand makanan berderet menyajikan sajian khas Indonesia. Seperti sate, rendang hingga aneka kudapan tradisional serta minuman segar khas Nusantara.

“Indonesia memiliki kekayaan kuliner dan rempah yang luar biasa,” kata Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Portugal Susi Marleny Bachsin dalam keterangannya yang diterima Rakyat Merdeka, Selasa (2/6/2026).

Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Umumkan Fasilitas eTA Bagi WNI

Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Lisabon, Bali do Cais Restaurant, Warung Salma, Satay House, Waroeng Badjoe, Dapur Benfica dan Pawon ambil bagian dari acara ini.

Selain kuliner, pengunjung juga dapat melihat produk ekonomi kreatif Indonesia yang ditampilkan oleh Jewellery by Mimi Papilaya dan QUAD Sports.

Mercado Culinario Indonesio 2026 juga menghadirkan pertunjukan budaya yang memikat. Tari Ondel-Ondel khas Jakarta membuka kemeriahan acara, diikuti demonstrasi pencak silat oleh Satria Muda Indonesia.

Suara angklung yang membawakan lagu “I Have a Dream” dan “Yamko Rambe Yamko” turut menghidupkan suasana dan mengundang tepuk tangan para pengunjung.

Baca juga : Kerajaan Saudi Abadikan Nama Imam Tunanetra Asal Sinjai

“Melalui Mercado Culinario Indonesio 2026, kami ingin memperkenalkan kehangatan budaya Indonesia kepada masyarakat Portugal, sekaligus memperkuat persahabatan kedua negara melalui cita rasa Nusantara,” ujarnya.

Kekayaan kuliner Indonesia memang tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang perdagangan rempah dunia. Cengkeh, pala, kayu manis, lada, dan kunyit menjadi bagian penting yang membentuk identitas masakan Indonesia sebagai kuliner yang kaya rasa, warna, dan karakter.

Antusiasme masyarakat Portugal terlihat jelas sepanjang acara. Salah seorang pengunjung bernama Maria Silva, mengaku sengaja datang. Ia tidak ingin kembali melewatkan kesempatan menikmati kuliner Indonesia seperti tahun sebelumnya.

“Hari ini saya juga mencoba onde-onde, rempeyek, dan es cendol untuk pertama kalinya. Saya berharap acara seperti ini terus diadakan. Tahun depan saya ingin membeli batik, bukan hanya menikmati makanannya,” katanya.

Baca juga : IBSW Apresiasi Langkah Prabowo dan Danantara Awasi Ekspor

KBRI Lisabon berharap, masyarakat Portugal semakin mengenal Indonesia melalui pendekatan people-to-people contact. Bagi banyak pengunjung, pengalaman tersebut mungkin dimulai dari sepiring sate atau segelas es cendol.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.