Dark/Light Mode

Suami Istri Berkulit Putih, Kaget Lahirkan Bayi Berkulit Hitam

Kamis, 18 Juni 2026 06:55 WIB
Tiffany Score (kanan) dan Steven Mills bersama putri mereka, Shea. (Foto: Daily Mail)
Tiffany Score (kanan) dan Steven Mills bersama putri mereka, Shea. (Foto: Daily Mail)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan suami istri berkulit putih di Florida, Amerika Serikat (AS), dikejutkan oleh kelahiran bayi perempuan mereka yang berkulit hitam. Setelah dilakukan tes genetik, terungkap bahwa embrio yang ditanamkan dalam program bayi tabung yang mereka jalani ternyata bukan milik mereka. Melainkan milik pasangan lain akibat kesalahan klinik fertilitas.

Dilansir Daily Mail, Senin (15/6/2026), Tiffany Score dan Steven Mills baru mengetahui kekeliruan itu setelah putri mereka, Shea, lahir pada Desember 2025. Embrio yang ditanamkan ke rahim Tiffany Score bukan berasal dari sel telur dan sperma pasangan tersebut.

Klinik yang menangani program bayi tabung mengakui telah terjadi kesalahan dalam proses penanaman embrio. Pengujian lebih lanjut menunjukkan, sperma Mills dipadukan dengan sel telur milik perempuan lain. Dengan begitu, bayi yang lahir bukan anak biologis pasangan tersebut.

Baca juga : Kadin: Industri Keramik Dalam Negeri Butuh Keberpihakan Pemerintah

Kendati demikian, pasangan tersebut mengaku tetap ingin membesarkan Shea sebagai anak mereka sendiri. Bahkan, mereka berupaya mencari orang tua biologis bayi tersebut.

Identitas orang tua biologis Shea diketahui pada April 2026. Kedua belah pihak melakukan komunikasi dan mencapai kesepakatan terkait masa depan sang anak.

Dalam sidang di Seminole County, Florida, hakim menyetujui perjanjian yang memungkinkan Score dan Mills tetap menjadi orang tua pengasuh permanen Shea.

Baca juga : Amartha Ajak Investor Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat

“Saya senang para pihak telah mencapai kesepakatan ketika anak ini masih relatif kecil,” ujar Hakim Margaret Schreiber dalam persidangan.

Score dan Mills lega setelah menunggu putusan itu berbulan-bulan. Mereka mengaku telah menjalin ikatan emosional yang sangat kuat dengan Shea sejak masa kehamilan hingga kelahirannya.

“Kami mencintai putri kecil kami. Jika memungkinkan kami berharap dapat terus membesarkannya sendiri dengan keyakinan bahwa dia tidak akan diambil dari kami,” kata Mills.

Baca juga : DPP LDII Serukan Green Kurban, Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Persoalan hak asuh memang telah terselesaikan. Namun, pasangan tersebut masih belum mengetahui nasib embrio yang sebenarnya milik mereka. Keduanya masih mencari jawaban apakah embrio mereka masih tersimpan di klinik, hilang, atau bahkan telah tertukar dan ditanamkan kepada orang lain.

Kasus ini juga berujung pada gugatan hukum terhadap Fertility Center of Orlando dan dokter Milton McNichol atas dugaan kelalaian dalam penanganan prosedur bayi tabung.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 18 Juni 2026 dengan judul "Suami Istri Berkulit Putih, Kaget Lahirkan Bayi Berkulit Hitam"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.