Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Dentingan piano, gesekan biola dan cello, alunan saxophone, hingga suara merdu para penyanyi muda bergantian mengisi area Downtown Walk Summarecon Mall Serpong (SMS), Tangerang, Minggu (21/6/2026). Para pengunjung yang melintas berhenti sejenak, menikmati suguhan musik yang menjadi bagian dari perayaan Fête de la Musique atau Hari Musik Sedunia 2026.
Perayaan musik yang diprakarsai Prancis ini diselenggarakan serentak di lebih dari 120 negara. Acara ini menjadi istimewa karena berdekatan dengan peringatan HUT ke-499 Jakarta.
Untuk pertama kalinya, Kedutaan Besar Prancis di Jakarta dan Institut Français d'Indonésie (IFI) Jakarta menggandeng IFI Cabang Serpong. Fête de la Musique 2026 di Tangerang juga bekerja sama dengan Summarecon Mall Serpong dan Yayasan Musik Jakarta (YMJ).
Key Account Manager IFI Indonesia Syarah H. Andriani menjelaskan, Fête de la Musique merupakan perayaan musik internasional yang lahir dari Prancis dan kini dirayakan secara global. Menurut Syarah, penyelenggaraan di Serpong menjadi istimewa karena merupakan kali pertama dilakukan di wilayah tersebut.
Baca juga : Mendikdasmen: MBG dan Papan Digital Dorong Motivasi Belajar
“Kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi musik dan merayakan Hari Musik Sedunia bersama masyarakat,” ucap Syarah.
Perwakilan dari IFI Serpong Meyrani Siahaan menambahkan, IFI kini hadir lebih dekat dengan masyarakat lewat cabang di Serpong. Harapannya, kehadiran IFI Serpong menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat untuk mengakses layanan dan program IFI.
“Sebelumnya layanan IFI terpusat di Jakarta. Dengan hadirnya IFI Serpong, masyarakat Tangerang dan sekitarnya bisa lebih mudah belajar bahasa Prancis, mengenal budaya Prancis, dan memperoleh informasi tentang studi di Prancis,” katanya.
Sekitar 60 peserta dari berbagai unit pendidikan di bawah YMJ ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut. Mereka berasal dari Sekolah Musik Jakarta (SMJ), SMK Musik YMJ (SMKM), hingga Sekolah Tinggi Internasional Konservatori Musik Indonesia (STIKMI).
Baca juga : Hentikan Perang, Pakistan Tak Lelah Damaikan AS Vs Iran
“Musik adalah kebutuhan manusia. Sama seperti kita membutuhkan sinar matahari dan vitamin, kita juga membutuhkan musik,” ungkap Founder Yayasan Musik Jakarta, Dr. Kuei Pin Yeo kepada Rakyat Merdeka, Minggu (21/6/2026).
Para peserta tampil bergantian di atas panggung. Mereka membawakan berbagai genre musik, mulai dari klasik hingga musik populer modern.
Dengan penuh percaya diri, para siswa dan mahasiswa menunjukkan kemampuan bermusik yang telah mereka pelajari selama bertahun-tahun. Tepuk tangan penonton berkali-kali menggema setiap kali satu penampilan berakhir.
Founder YMJ mengatakan, musik bukan semata-mata sebagai keterampilan atau profesi. Bahkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya setiap manusia memiliki musikalitas. Sebab, musik membuat hidup menjadi lebih berwarna.
Baca juga : Mengintip Keunggulan Fitur Dan Mesin Mitsubishi Pajero Sport
Menurut Yeo, penampilan mereka menunjukkan, pendidikan musik tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri saat tampil di depan publik.
Maestro musik itu menilai, kegiatan seperti Fête de la Musique menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk berbagi hasil proses belajar mereka kepada masyarakat.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 23 Juni 2026 dengan judul "Denting Piano Dan Tiupan Saxophone Hipnotis Serpong"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya