Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
96 WNI Dipulangkan Dari Arab Saudi, Mayoritas Perempuan
Jumat, 16 Januari 2026 16:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memfasilitasi pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 95 orang dipulangkan dari Tarhil atau Rumah Detensi Imigrasi (RDI) Syumaisi, Makkah. Mayoritas WNI/PMI yang dipulangkan merupakan perempuan. Rinciannya terdiri dari 11 WNI/PMI laki-laki dan 84 perempuan.
Selain itu, KJRI Jeddah juga memfasilitasi pemulangan khusus satu WNI/PMI dengan kondisi lumpuh akibat sakit sebagai bagian dari upaya pelindungan kemanusiaan.

Baca juga : Kembali Disuarakan Golkar, Koalisi Permanen Bantu Soliditas Pemerintahan
Seluruh WNI/PMI tiba di Tanah Air pada Jumat, 16 Januari 2026. Mereka dipulangkan menggunakan penerbangan Saudi Arabian Airlines SV 816 dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 09.08 WIB.
Menurut Kemlu RI, pemulangan ini merupakan hasil kerja intensif Tim Pelayanan dan Pelindungan Kemlu RI bersama KJRI Jeddah. Proses dilakukan melalui layanan kekonsuleran, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, serta penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi seluruh WNI/PMI.
Setibanya di Indonesia, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI memfasilitasi proses kedatangan dan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, antara lain Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Bea Cukai Bandara, serta Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta untuk proses serah terima dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Tinjau Fasilitas Perpustakaan
"Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelindungan, pelayanan, dan pendampingan maksimal kepada seluruh WNI/PMI, termasuk memastikan proses pemulangan ke Tanah Air berjalan aman, tertib, dan lancar," pernyataan Kemlu RI.
Dalam keterangan terpisah di Facebook KJRI Jeddah, soal Kilas Balik 2025 KJRI Jeddah, disebutkan, sepanjang 2025, telah memulangkan 8.948 WNI dari RDI Syumaisi. Masih di media sosial itu, KJRI Jeddah mengingatkan bahwa WNI yang dipulangkan lewat RDI di blacklist ke Arab Saudi dengan jenis visa apapun selama 10 tahun.
Baca juga : Polri Tetap di Bawah Presiden
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya