Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Inggris Vs Argentina, Duel Mental Juara Menuju Final Piala Dunia 2026
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- Pelita Harapan Group Perluas Jaringan Ekosistem Pendidikan Di Bandung
- Purbaya: Rating BBB Dari S&P Buktikan Sentimen Negatif RI Tak Terbukti
RM.id Rakyat Merdeka - KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta melalui Kantor Bantuan Anti Terorisme (ATA) menggelar pelatihan Investigasi Dark Web (IDW) bagi personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pelatihan berlangsung selama lima hari, pada 8–12 Juni 2026, di Markas Besar Polri, Jakarta.
Program ini untuk meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dalam menyelidiki kejahatan siber, khususnya aktivitas terorisme di Dark Web.
Peserta dibekali pemahaman mengenai cara kelompok teroris memanfaatkan Dark Web. Mereka juga mempelajari teknik menyelidiki dan mendokumentasikan aktivitas ilegal yang berkaitan dengan terorisme untuk kepentingan intelijen maupun proses hukum.
Baca juga : Sabet Rekor Teriak Terkeras Di Dunia
“Amerika Serikat (AS) bangga dapat mendukung personel penegak hukum Indonesia dalam memperkuat kemampuan menghadapi ancaman terorisme yang terus berkembang di ruang digital,” kata Juru Bicara Kedutaan Besar AS Jamie Ravetz.
Menurutnya, Dark Web kini semakin sering dimanfaatkan pelaku terorisme. Karena itu, peningkatan kemampuan penyidik Indonesia menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan kedua negara.
“Pelatihan ini mencerminkan eratnya kemitraan kontraterorisme antara Amerika Serikat dan Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Kemitraan AS-RI Tingkatkan Produksi Susu Peternak 32,5 Persen
Departemen Luar Negeri AS selama ini menyediakan pelatihan dan bantuan teknis bagi aparat penegak hukum di berbagai negara untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi, menyelidiki, menangani dan menuntut pelaku tindak pidana terorisme.
Sejak menjalin kerja sama dengan Indonesia, Departemen Luar Negeri AS telah melatih hampir 8.000 aparat penegak hukum dan petugas tanggap darurat melalui 427 program pelatihan kontraterorisme.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya