Dark/Light Mode

Demi Konten, Nekat Terjun Payung Dari Atap Apartemen

Rabu, 15 Juli 2026 07:22 WIB
Seorang pria di Chengdu, China, melompat pakai parasut untuk mencari perhatian di dunia maya. (Foto Weibo via SCMP)
Seorang pria di Chengdu, China, melompat pakai parasut untuk mencari perhatian di dunia maya. (Foto Weibo via SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang pria berusia 23 tahun di China harus berurusan dengan polisi karena nekat terjun payung dari atap gedung apartemen. Aksi ekstrem itu dilakukan demi konten yang mendongkrak popularitas akun media sosialnya.

South China Morning Post (SCMP) memberitakan kasus ini berdasarkan keterangan kepolisian Distrik Chenghua, Provinsi Sichuan. Pria itu bermarga Ren dan dikenal dengan nama akun Parachute Coach Kakaxi.

Ren melakukan lompatan sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada 30 Juni 2026. Sehari kemudian, dia mengunggah video aksinya ke media sosial.

Baca juga : Takut Istri, Pejabat Bea Cukai Simpan Uang Di Apartemen

Dalam video tersebut, Ren terlihat melayang menggunakan parasut sangat dekat dengan gedung-gedung apartemen dan pepohonan. Polisi menilai, aksinya berisiko tinggi karena bisa membahayakan warga sekitar. Akibatnya, dia dijatuhi penahanan administratif hingga 15 hari.

“Tindakan tersebut mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan masyarakat,” kata polisi setempat, sebagaimana dikutip SCMP, Senin (13/7/2026).

Tak hanya itu, akunnya juga diblokir permanen dari sejumlah platform media sosial.

Baca juga : Hadapi El Nino, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Di Jabar Tetap Aman

Ren mengaku sebagai pelatih terjun payung. Akan tetapi, hasil pemeriksaan polisi mengungkap Ren belum mengantongi lisensi resmi sebagai pelatih.

Kasus ini ramai dibahas warganet China. Banyak yang menilai Ren terlalu nekat hanya demi mengejar jumlah penonton.

“Itu berbahaya banget! Dia bisa saja menabrak orang di jalan. Bukan cuma nyawanya sendiri yang dipertaruhkan, tapi juga nyawa orang lain. Dia pantas dihukum berat,” tulis seorang warganet.

Baca juga : BPIP Perkuat Kompetensi ASN Lewat Pelatihan Coaching Dan Mentoring

Netizen lain mendorong hukuman yang membuat efek jera. “Menurut saya, masa tahanannya harus lebih lama. Kalau hukumannya terlalu ringan, bisa saja ada orang lain yang ikut meniru,” tulisnya.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 15 Juli 2026 dengan judul "Demi Konten, Nekat Terjun Payung Dari Atap Apartemen"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.