Dark/Light Mode

Lady Mayor of London Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Jasa Keuangan

Kamis, 17 September 2026 16:57 WIB
Lady Mayor of the City of London, Dame Susan Langley (keempat kiri) sambangi Jakarta, 16-17 September 2026. (Foto Kedutaan Besar Inggris Jakarta)
Lady Mayor of the City of London, Dame Susan Langley (keempat kiri) sambangi Jakarta, 16-17 September 2026. (Foto Kedutaan Besar Inggris Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lady Mayor of the City of London, Dame Susan Langley, berkunjung ke Indonesia pada 16-17 September untuk memperkuat kerja sama Inggris-Indonesia di bidang jasa keuangan dan jasa profesional, investasi, asuransi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kunjungan ini mencerminkan meningkatnya peran strategis Indonesia sebagai salah satu ekonomi yang besar dengan pertumbuhan tercepat di dunia, serta menegaskan komitmen Inggris dalam membangun kemitraan jangka panjang guna mendukung investasi, pembangunan infrastruktur, dan penguatan ketahanan ekonomi.

Dame Susan Langley adalah perempuan pertama dalam sejarah 676 tahun jabatan Lord Mayor of the City of London yang menyandang gelar "Lady Mayor". Dengan pengalaman yang mendalam di bidang asuransi dan jasa keuangan, ia berperan sebagai duta global bagi sektor jasa keuangan dan profesional Inggris, salah satu sektor terbesar dan paling terhubung di dunia.

London terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat keuangan internasional terkemuka, yang menjadi rumah bagi lebih dari 170 bank dan institusi keuangan asing dari berbagai penjuru dunia.

Baca juga : Unhas Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Lewat InTechSEA Awards 2026

Selama kunjungannya, Lady Mayor bertemu dengan perwakilan senior pemerintah Indonesia, investor, pelaku industri asuransi, dan para pemimpin dunia usaha untuk membahas peluang memperdalam kerja sama antara Inggris dan Indonesia.

Rangkaian kunjungan tersebut mencakup pertemuan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia Investment Authority (INA), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, para pemimpin industri asuransi, serta anggota komunitas bisnis Inggris di Indonesia.

Pembahasan berfokus pada upaya memobilisasi investasi jangka panjang, mendukung pembiayaan infrastruktur, memperkuat pasar modal, serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Perhatian juga diberikan pada peran asuransi dan manajemen risiko dalam mendukung pembangunan ekonomi, pelaksanaan proyek infrastruktur, serta peningkatan ketahanan terhadap risiko terkait perubahan iklim.

Sebuah forum meja bundar khusus mengenai asuransi mempertemukan para pemimpin industri untuk membahas peluang kolaborasi antara London dan Indonesia dalam pengelolaan risiko bencana, asuransi infrastruktur, ketahanan terhadap bencana, keamanan energi, dan investasi berkelanjutan.

Baca juga : Sektor Keuangan RI Stabil, Kredit Bank Tumbuh 2 Digit

Kunjungan ini berlangsung di tengah meningkatnya minat investor internasional terhadap Indonesia, seiring upaya Indonesia untuk membuka sumber-sumber pendanaan baru guna mendukung pembangunan ekonomi jangka panjang dan ambisi pengembangan infrastruktur nasional.

"Indonesia merupakan salah satu ekonomi paling dinamis di dunia dan mitra strategis yang penting bagi Inggris," kata Langley dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka.

Menurutnya, terdapat peluang yang sangat besar bagi keahlian London di bidang jasa keuangan dan jasa profesional untuk mendukung ambisi pertumbuhan Indonesia. Antara lain melalui upaya menghubungkan modal dengan peluang investasi, memperkuat ketahanan sektor keuangan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan jangka panjang.

"Kunjungan ini telah memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi saya untuk bertemu dengan para pemimpin pemerintah, investor, dan pelaku usaha guna menjajaki langkah-langkah untuk memperdalam kemitraan Inggris-Indonesia serta menciptakan peluang baru bagi perdagangan, investasi, dan kolaborasi antara kedua negara," imbuhnya.

Baca juga : Sektor Jasa Keuangan Agustus Tetap Stabil, Kredit Tumbuh 13,58 Persen

Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakan, Inggris dan Indonesia memiliki kemitraan ekonomi yang kuat dan terus berkembang, dengan nilai perdagangan bilateral yang kini telah melampaui 4 miliar poundsterling pada tahun lalu.

"Seiring semakin eratnya Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia, dengan pertumbuhan ekonomi sebagai inti dari kerja sama, ada banyak peluang yang signifikan untuk memperdalam kolaborasi di bidang jasa keuangan dan investasi."

Kunjungan Lady Mayor ini menegaskan komitmen bersama kita untuk memperkuat hubungan komersial, membuka peluang investasi, dan membangun kemakmuran jangka panjang bagi kedua negara," pungkas Jermey.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.