Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
PM Muhyiddin: Paket Stimulus Ekonomi Malaysia Selamatkan 2,4 Juta Pekerjaan
Jumat, 5 Juni 2020 22:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Paket stimulus ekonomi yang telah dikucurkan pemerintah Malaysia selama masa lockdown sejak 18 Maret lalu, telah mampu menyelamatkan 2,4 juta pekerjaan.
Paket tersebut juga telah menolong arus kas lebih dari 11 juta rakyat Malaysia, dan mendukung lebih dari 300 ribu perusahaan.
Baca juga : Wapres Dikerjain Orang Iseng
Hal ini dikatakan PM Malaysia Muhyiddin Yassin dalam pidato Rencana Pemulihan Ekonomi Jangka Pendek di Istana Perdana Menteri di Putrajaya, Jumat (5/6).
"Paket stimulus ini masih kami jalankan sampai sekarang. Kami bersyukur, walaupun sektor ekonomi telah dibuka, wabah Covid masih terkendali. Tidak ada peningkatan kasus yang luar biasa," tutur Muhyiddin.
Baca juga : Muhidin: Revisi Defisit APBN Untuk Selamatkan Ekonomi
“Ini karena semua pengusaha, pebisnis, pekerja dan pelanggan di sektor perniagaan secara umum telah mematuhi garis panduan dan SOP (Standar Prosedur Operasional) yang ditetapkan kerajaan,” sambungnya.
Pandemi Covid memberikan dampak ekonomi bagi seluruh negara di dunia. Tak terkecuali, Malaysia. Badan Pusat Statistik Malaysia memperkirakan, tingkat pengangguran di negara tersebut akan meningkat 5,5 persen. Sehingga, ada 860 ribu pengangguran di Malaysia pada Mei 2020.
Baca juga : Dana Pemulihan Ekonomi Bengkak, Core Usul Pemerintah Cetak Uang
"Sebelumnya, pada Maret 2020, angka pengangguran tercatat berjumlah 610 ribu," ujar Muhyiddin.
“Dalam situasi penuh tantangan seperti ini, ekonomi negara diprediksi akan berkontraksi pada kuartal kedua tahun ini, di tengah upaya menekan laju penyebaran Covid," pungkas Muhyiddin. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya