Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Penjara di San Quentin, Amerika Serikat ini benar-benar menyandang gelar penjara maut. Penjara ini dikhususkan bagi tahanan yang menunggu hukuman mati. Kini 1.300 tahanan di penjara ini bisa segera menghadap Yang Kuasa setelah divonis pengidap virus corona.
Jumlah di atas merupakan sepertiga dari total jumlah penjara yang terletak di utara California ini. Total jumlah tahanan sebesar 4.051 orang.
Baca juga : Eko Siapkan Suplemen Untuk Melawan Corona
Kasus corona bisa meledak di tahanan ini setelah 25 tahanan baru masuk tanpa lebih dulu menjalani tes corona. Sementara sudah ada 6 tahanan yang mati karena Covid.
Salah satu yang tewas adalah David Reed, yang sudah divonis mati sejak 2011 setelah dinyatakan bersalah sebagai pelaku pembunuhan. Reed tewas saat dirawat di rumah sakit di luar penjara ini.
Baca juga : IIPG Apresiasi Tenaga Medis Perang Lawan Corona
Sebelumnya, sejumlah LSM sudah meminta Gubernur California Gavin Newson untuk lebih banyak membebaskan para tahanan untuk mengendalikan penyebaran corona.
Tercatat, ada sebanyak 29 tahanan yang tewas di seluruh California akibat Covid. Sementara yang terinfeksi berjumlah 5 ribu orang.
Baca juga : Per Hari Nambah 53 Ribu Penderita, AS Makin Kelabakan Hadapi Corona
Sementara total kematian akibat wabah ini di California sudah mencapai 6 ribu dengan kasus positif 277 ribu. [KRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya