Dark/Light Mode

Debat Dikuasai Trump, Biden Masih Unggul

Rabu, 30 September 2020 12:28 WIB
Donald Trump (kiri) dan Joe Biden dalam debat perdana, di Ohio. (Foto AFP)
Donald Trump (kiri) dan Joe Biden dalam debat perdana, di Ohio. (Foto AFP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Debat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) antara Presiden Donald Trump dan rivalnya, Joe Biden telah usai. Trump tampak menguasai panggung. Namun, hal itu bukan berarti Trump menang, Biden kalah.

Dalam jajak pendapat secara nasional Biden  unggul 7 poin atas Trump menurut FiveThirtyEight.  Yakni, 50,3 persen Biden, dan 43 persen Trump. Hasil poling pekan ini takkan berubah signifikan, sebab, sudah lebih dari satu juta warga memberi suara dalam pemilu awal. 

Berita Terkait : Biden ke Trump: Bisa Diam Nggak!

Tinggal 3-11 persen swing voters atau undecided voters yang jadi sasaran Trump atau Biden. Cuma karena suara mereka yang tidak signifikan ini, tentu membuat peta pertarungan tak banyak berubah.

"Sulit untuk melihat bagaimana debat pertama mengubah arah pertarungan. Dan Trump membutuhkannya," terang jurnalis senior CNN, Jeff Zeleny.

Berita Terkait : Jajak Pendapat Unggul, Biden Belum Aman

Zeleny menilai Trump mendominasi selama debat. "Presiden Trump mengendalikan debat malam ini namun tidak berarti dia menang," tutur Zeleni.

"Selama sebagian besar jam pertama, Trump mendominasi diskusi, membicarakan saingannya, mengendalikan moderator seringkali tanpa interupsi," tulis Zeleny di CNN

Berita Terkait : Jelang Debat Perdana, Biden Unggul di Swing States

Zeleny mengatakan bahwa Trump memenangkan momen saat debat capres ini. Sedangkan Biden tampak lebih lama saat menjelaskan. Dalam siaran debat itu, tampak juga Biden tua dan lemah.

"Jelas bahwa Presiden mencoba untuk memenangkan momen, sementara Joe Biden tampaknya bermain lebih lama. Namun terkadang, dia sepertinya mundur dari panggung. Kepada mereka yang mendengarkan - dan tidak menonton - dia menghabiskan banyak waktu tanpa berbicara, berniat menggigit lidahnya," ujarnya. [DAY]